Temukan Prostitusi di KBS, Dewan Minta Pemkab Segera Bongkar

Senin, 11 April 2016 - 17:19 WIB
Temukan Prostitusi di...
Temukan Prostitusi di KBS, Dewan Minta Pemkab Segera Bongkar
A A A
PEKALONGAN - Lokalisasi Kebonsuwung (KBS) di Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Pekalongan ternyata masih digunakan untuk bisnis prostitusi. Padahal lokalisasi tersebut telah ditutup setahun lalu oleh Bupati Bupati Pekalongan Amat Antono.

Hal itu membuat Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, meminta pemkab setempat untuk membongkarnya jika hingga bulan puasa nanti masih buka.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Nurkholis Jazuli mengatakan, setelah dilakukan penutupan oleh pemkab setempat, para pemilik warung meminta kelonggaran agar diperbolehkan membuka tempat karaoke. Namun, dalam perjalanan kesepakan itu diduga dilanggar.

"Sebab, ternyata dalam perjalanan hampir selama setahun setelah penutupan ternyata masih ada tempat prostitusi," katanya dalam sidak Senin (11/4/2016) siang.

Pihaknya menilai warga setempat menyalahi kesepakatan awal. Sehingga dalam pertemuan dengan warga KBS tersebut, Komisi D meminta agar prostitusi tersebut ditertibkan.

"Kalau tidak mau (tertib) ya harus terima konsekwensinya, yakni penertiban oleh Satpol PP atau penggarukan akan dilakukan," ungkapnya.

Menurutnya, kesepakatan itu dilanggar oleh beberapa pemilik warung yang nakal. Sehingga hal itu membuat pemilik warung yang tertib menjalankan kesepakatan menjadi resah dan terganggu.

"Dari pertemuan ini, mereka yang nakal sepakat untuk kembali kepada kesepakatan awal dan membongkar kamar-kamar itu sendiri dan menjadi warung biasa atau tempat karaoke biasa. Satpol PP harus mengawasi lebih intens, jika ada prostitusi lagi harus ditutup," pungkasnya.

KAJEN - Lokalisasi Kebonsuwung (KBS) di Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Pekalongan ternyata masih digunakan untuk bisnis prostitusi. Padahal lokalisasi tersebut telah ditutup setahun lalu oleh Bupati Bupati Pekalongan Amat Antono.

Hal itu membuat Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, meminta pemkab setempat untuk membongkarnya jika hingga bulan puasa nanti masih buka.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Nurkholis Jazuli mengatakan, setelah dilakukan penutupan oleh pemkab setempat, para pemilik warung meminta kelonggaran agar diperbolehkan membuka tempat karaoke. Namun, dalam perjalanan kesepakan itu diduga dilanggar.

"Sebab, ternyata dalam perjalanan hampir selama setahun setelah penutupan ternyata masih ada tempat prostitusi," katanya dalam sidak Senin (11/4/2016) siang.

Pihaknya menilai warga setempat menyalahi kesepakatan awal. Sehingga dalam pertemuan dengan warga KBS tersebut, Komisi D meminta agar prostitusi tersebut ditertibkan.

"Kalau tidak mau (tertib) ya harus terima konsekwensinya, yakni penertiban oleh Satpol PP atau penggarukan akan dilakukan," ungkapnya.

Menurutnya, kesepakatan itu dilanggar oleh beberapa pemilik warung yang nakal. Sehingga hal itu membuat pemilik warung yang tertib menjalankan kesepakatan menjadi resah dan terganggu.

"Dari pertemuan ini, mereka yang nakal sepakat untuk kembali kepada kesepakatan awal dan membongkar kamar-kamar itu sendiri dan menjadi warung biasa atau tempat karaoke biasa. Satpol PP harus mengawasi lebih intens, jika ada prostitusi lagi harus ditutup," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved