PDIP Beri Sinyal Lirik Ridwan Kamil Jadi DKI 1
Senin, 11 April 2016 - 04:05 WIB
PDIP Beri Sinyal Lirik Ridwan Kamil Jadi DKI 1
A
A
A
DEPOK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai memberi sinyal melirik sosok Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengungkapkan, PDIP masih terus menjaring calon terbaik. Dia menegaskan sosok Ridwan Kamil bisa terpilih jika ada gelombang dukungan dari masyarakat. Menurutnya, dinamika politik masih bisa berubah.
“Bahwa persoalan Gubernur Ibukota DKI masalah kita bersama, cari proses yang terbaik. Bung Ridwan Kamil hanya akan bisa menjadi pemimpin karena dukungan rakyat, dan seluruh dinamika di DKI dilihat dalam perspektif positif dilihat dengan cara bersama,” tegas Hasto di Wisma Kinasih, Tapos, Depok, Minggu (10/4/2016).
Hasto melanjutkan, jika nantinya masyarakat DKI Jakarta menghendaki Ridwan Kamil menjadi peimpin, hal itu tidak dapat ditolak. Hasto mencontohkan sama kondisinya saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dulu datang dari Solo ke Jakarta hingga menuju kursi Presiden RI.
“Sekalipun kita tak bisa menolak. Ketika masyarakat DKI dulu kehendaki Pak Jokowi jadi Gubernur dan kemudian jadi Presiden RI, prinsip demokrasi berintikan rakyat,” jelasnya.
Ditambahkan Hasto, pihaknya masih membuka proses dialog dengan masyarakat. Dia juga menghormati keputusan politik Ridwan Kamil yang sempat melontarkan belum akan maju ke Pilgub DKI Jakarta.
“Tentu saja proses dialog akan berjalan, yang pasti PDIP akan jemput bola dialog dengan masyarakat. Hormati keputusan politik Bung Ridwan Kamil dalam perjalanan politik 2,5 tahun mampu ubah Kota Bandung,” tutur Hasto.
Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengungkapkan, PDIP masih terus menjaring calon terbaik. Dia menegaskan sosok Ridwan Kamil bisa terpilih jika ada gelombang dukungan dari masyarakat. Menurutnya, dinamika politik masih bisa berubah.
“Bahwa persoalan Gubernur Ibukota DKI masalah kita bersama, cari proses yang terbaik. Bung Ridwan Kamil hanya akan bisa menjadi pemimpin karena dukungan rakyat, dan seluruh dinamika di DKI dilihat dalam perspektif positif dilihat dengan cara bersama,” tegas Hasto di Wisma Kinasih, Tapos, Depok, Minggu (10/4/2016).
Hasto melanjutkan, jika nantinya masyarakat DKI Jakarta menghendaki Ridwan Kamil menjadi peimpin, hal itu tidak dapat ditolak. Hasto mencontohkan sama kondisinya saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dulu datang dari Solo ke Jakarta hingga menuju kursi Presiden RI.
“Sekalipun kita tak bisa menolak. Ketika masyarakat DKI dulu kehendaki Pak Jokowi jadi Gubernur dan kemudian jadi Presiden RI, prinsip demokrasi berintikan rakyat,” jelasnya.
Ditambahkan Hasto, pihaknya masih membuka proses dialog dengan masyarakat. Dia juga menghormati keputusan politik Ridwan Kamil yang sempat melontarkan belum akan maju ke Pilgub DKI Jakarta.
“Tentu saja proses dialog akan berjalan, yang pasti PDIP akan jemput bola dialog dengan masyarakat. Hormati keputusan politik Bung Ridwan Kamil dalam perjalanan politik 2,5 tahun mampu ubah Kota Bandung,” tutur Hasto.
(kri)