Perjalanan Commuter Line Kerap Gangguan Ditengarai karena Buruknya Manajemen

Jum'at, 08 April 2016 - 03:18 WIB
Perjalanan Commuter...
Perjalanan Commuter Line Kerap Gangguan Ditengarai karena Buruknya Manajemen
A A A
JAKARTA - Buruknya sistem manajamen transportasi kereta di Jabodetabek, membuat gangguan lalu lintas kerap terjadi. Kondisi ini pun berimbas pada gangguan perjalanan kereta.

Berbagai peristiwa, mulai dari anjloknya rel kereta, insident kecelakaan, hingga gangguan persinyalan kerap terjadi di sejumlah wilayah. Akibatnya, banyak pengguna jasa kereta api menjadi terlantar jika ada gangguan.

Direktur Institut Studi Transportasi (Instran), Darmaningtyas tak menampik banyaknya insiden yang melibatkan kereta api lantaran lalu lintas yang padat. Hal ini tercermin di salah satu stasiun, yakni Manggarai, dikawasan itu, kereta cukup padat, setelah Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) dan Kereta Jarak Jauh melewati stasiun itu.

Sementara kondisi pemeliharaan tidak maksimal yang membuat berbagai masalah menjadi terjadi. Untuk itu, Darmaningtyas menyarankan pola manajamen yang ada saat ini harus diubah demi meminimalisir gangguan.

"Salah satunya membagi zona perlintasan. Kereta jarak jauh di pusatkan di pinggir Jakarta seperti membangun stasiun di kawasan Cipinang, Jakarta Timur," jelas Darmaningtyas, Kamis (7/4/2016).

Dengan adanya perubahan manajamen, kata Darmaningtyas, akan membuat lalu lintas perjalanan kereta menjadi tertata. Stasiun Gambir, yang saat ini menjadi pusat kereta jarak jauh akan digeser, dan pergunakan untuk lintas KRL.

Meski demikian, Darmaningtyas menilai, buruknya sistem transportasi yang terjadi di Kereta Api khususnya Jabodetabek tak lepas dari buruknya sistem manajemen yang dikelolah oleh PT KAI.

Sementara selain melakukan perubahan manajamen dan memeriksa kondisi infrastruktur secara menyeluruh. Jalur kereta yang ada, sebaiknya ditambah dari sistem double track, menjadi double-double track.

"Artinya akan ada empat jalur kereta di sepanjang jakarta. Dua jalur buat KRL, dua jalur lagi buat di kereta jarak jauh supaya enggak terjadi kepadatan lalu lintas," jelasnya.

Mengenai kondisi padatnya jadwal KRL, diakui Senior Manager Coorporate Communication PT KCJ, Eva Chairunissa. Sekalipun PT KCJ telah berupaya meminimalisir kepadatan dengan menambah rangkaian, namun rupanya hal itu tidak berpengaruh banyak.

Termasuk saat terjadi gangguan, Eva mengaku, pihaknya telah melakukan upaya meminimalisir membludaknya penumpang. Salah satunya dengan mengalihkan perjalanan KRL dan mengupayakan pengembalian refund tiket dalam waktu 2x24 jam. "Ini dilakukan supaya loket enggak penuh," tuturnya.

Eva tak menampik saat ini ada sekitar 860 ribu warga di sekitar Jabodetabek yang menggunakan jasa kereta api setiap harinya. Sementara perjalanan yang ada hanya mencapai 898 jadwal perjalanan yang tersebar di tujuh perjalanan kereta.
(ysw)
Berita Terkait
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
8 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
10 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
11 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
11 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
12 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
12 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved