Banprov 2014 Diduga Bermasalah, Kinerja BPK dan Inspektorat Disoal

Senin, 04 April 2016 - 18:07 WIB
Banprov 2014 Diduga...
Banprov 2014 Diduga Bermasalah, Kinerja BPK dan Inspektorat Disoal
A A A
BOGOR - Kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Kabupaten Bogor dipersoalkan terkait adanya dugaan mark up pada sejumlah proyek Bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2014 di Disdik Kabupaten Bogor.
Karena diduga baik inspektorat maupun BPK tidak jeli dalam memantau dan mengaudit pengadaan proyek-proyek Bantuan Provinsi Jawa Barat pada tahun 2014 tersebut.

Ketua Forum Mahasiswa Bogor (FMB) Rahmatullah mempertanyakan, kinerja Inspektorat Kabupaten Bogor karena ada sejumlah proyek bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Disdik Kabupaten Bogor tahun 2014 yang diduga diselewengkan. Namun nyatanya hasil pemeriksaan inspektorat pada tahun tersebut dinyatakan tidak ada masalah.

"Jangan sampai pejabat inspektorat main mata dari Proyek Banprov itu. Seharusnya hal ini bisa ditarik dalam ranah pidana karena ada unsur dugaan mark up dalam proyek tersebut, " kata Rahmatullah.

Dia menambahkan, BPK saat itu juga harus lebih jeli dan teliti dalam mengaudit proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

"Jadi jangan hanya menggugurkan kewajiban dalam mengaudit saja. Karena kenyataannya di lapangan hanya meneliti dalam hal administrasinya saja. Padahal ada dugaan kerugian negara dalam proyek-proyek tersebut," timpalnya.

Berdasarkan penelusuran Sindonews beberapa waktu lalu untuk beberapa proyek bantuan Provinsi Jawa Barat tersebut terdapat beberapa kejanggalan.

Di mana ada beberapa item barang yang diduga di-mark up harganya seperti pengadaan media pembelajaran IPA untuk sekolah dasar diantaranya LCD proyektor, layar proyektor dan mikroskop eletrik. Karena terdapat perbedaan harga pasaran dengan harga barang yang disalurkan.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, R Yudi Ramdan Budiman belum menjawab pesan whatsapp yang dikirimkan oleh Sindonews.
(sms)
Berita Terkait
Petani Jawa Barat Dukung...
Petani Jawa Barat Dukung KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
Gugatan Praperadilan...
Gugatan Praperadilan Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp1,7 Miliar yang Juga Ketum Kadin Jabar Ditolak
Kejari Karawang Tahan...
Kejari Karawang Tahan Tersangka Korupsi Rp9 Miliar di Dinas Pertanian
Rugikan Negara Rp1 Miliar,...
Rugikan Negara Rp1 Miliar, Pimpinan LKM Karawang Ditahan Kejari
5 Kota Paling Banyak...
5 Kota Paling Banyak Janda di Jawa Barat, Nomor 4 Didominasi Perempuan Muda
Daftar 27 Kabupaten...
Daftar 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Lengkap dengan Luas Wilayah hingga Julukan
Berita Terkini
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
44 menit yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
3 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
4 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
11 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
12 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved