Komnas HAM Segera Tanyai Warga Terkait Penolakan Autopsi Siyono

Jum'at, 01 April 2016 - 17:38 WIB
Komnas HAM Segera Tanyai...
Komnas HAM Segera Tanyai Warga Terkait Penolakan Autopsi Siyono
A A A
KLATEN - Penolakan autopsi jenazah Siyono yang mengatasnamakan warga Desa Pogung mendapat perhatian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Komnas HAM siap turun langsung ke lapangan melakukan dialog ke pemerintah desa dan warga untuk klarifikasi ihwal penolakan Autopsi.

"Kami akan coba untuk mengajak dialog masyarakat dan siapa saja, lihat ke lokasi. Kami akan bertemu dan diskusi. Jelaskan apa yang sudah kami lakukan, apa hak keluarga Siyono dan hak warga setempat. Sehingga tahu apa yang menjadi kekhawatiran," ungkap Koordinator Sub Kondisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Siane Indriani saat dihubungi wartawan, Jumat (1/4/2016).

Klarifikasi tersebut mencakup penelusuran surat pernyataan keluarga Siyono perihal permintaan perlindungan keamanan dan surat kesepakatan bersama yang dibuat perangkat desa tentang penolakan autopsi.

Siane menegaskan, klarifikasi tersebut meminimalisir potensi konflik horizontal antar masyarakat dan intervensi pihak lain terkait rencana Autopsi jenazah Siyono. Guna validasi data, Komnas HAM siap mengklarifikasi seluruh warga.

"Kami ingin tahu warga mana yang keberatan. Kalau perlu kami datangi satu per satu. Termasuk surat keterangan yang ditandatangani bapaknya Siyono itu akan kami cari tahu. Kepada siapa? Apakah surat itu memang ada yang meminta (paksa) supaya meneken itu mana, dari perangkat desa atau darimana," katanya.

Dengan adanya autopsi ini apakah ada pihak-pihak yang merasa takut, terganggu." Jadi jangan hanya asumsi-asumsi saja lalu bentrok di lapangan," sebutnya.

Namun begitu, Siane belum dapat memastikan kapan klarifikasi ke pemerintah desa dan warga dilakukan. Komnas HAM masih menunggu hasil koordinasi dengan tim teknis forensik.

"Sekarang masih tahap teknis tim, tim ini belum kumpul. Nanti kalau sudah kumpul baru kami bicarakan teknis lalu disampaikan kondisi lapangan seperti apa," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
58 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved