Pasutri Pengeksploitasi Anak Ternyata Suka Mabuk Lem

Selasa, 29 Maret 2016 - 14:40 WIB
Pasutri Pengeksploitasi...
Pasutri Pengeksploitasi Anak Ternyata Suka Mabuk Lem
A A A
JAKARTA - Polisi melakukan penggeledahan di tempat tinggal dua tersangka eksploitasi anak, yakni ER dan SM di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah kaleng lem yang diduga dipakai dua pasutri itu untuk bermabuk-mabukan.

Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Audie Latuheru mengatakan, penggeledahan itu dilakukan pada Senin, 28 Maret 2016. Saat itu polisi menemukan fakta mengejutkan, yakni ditemukannya sejumlah kaleng lem yang diduga dipakai tersangka untuk bermabuk-mabukan. (Baca: Komnas PA Minta Pelaku Pengeksploitasi Anak Dihukum Berat)

"‎Kami dapatkan keterangan mengejutkan, di dalam kontrakannya, ada banyak lem satu merek yang digunakan untuk ngelem atau mabuk (lem)," ujarnya pada wartawan di Polres Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2016).

Menurutnya, dua tersangka yang mengaku sebagai orangtua kandung bayi Bon-bon terbilang hidup serba berkecukupan. Mereka pun mengaku menyewa kontrakan dengan harga Rp450 ribu perbulannya dan tempat yang bagus. Namun faktanya, rumah kontrakan para tersangka itu justru tampak tak terawat dan kotor, tak laik bagi kesehatan, khususnya anak.

"Ternyata memang tidak digunakan untuk merawat bayi Bon-bon, tapi tempatnya sangat kotor dan malah digunakan untuk mabuk pasangan itu," paparnya. (Baca juga: Kasus Eksploitasi Anak, Polisi Akan Periksa Toko Obat di Blok M)

‎Sementara itu, Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menambahkan, lem-lem tersebut hanya digunakan para tersangka saja. Sedangkan bayi Bon-bon sejauh ini hanya diberikan obat penenang.

"Berdasarkan pengakuan, lem ini digunakan tersangka sendiri. Anaknya hanya dikasih obat tidur sebagaimana ‎keterangan dicampur ke susu. Kami juga temukan bekas-bekas susu di kontrakan tersangka," tutupnya.

PILIHAN:

Marshanda Akui Ayahnya Sudah Lama Mengemis

Politikus PPP: Bisa Kiamat Kubro jika Dukung Ahok
(ysw)
Berita Terkait
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
2 Cara untuk Melaporkan...
2 Cara untuk Melaporkan Tindak Kekerasan yang Terjadi di Sekolah
Selama Pandemi COVID-19...
Selama Pandemi COVID-19 Kasus Kekerasan Anak Melonjak
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
4 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
4 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
4 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
5 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
6 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved