Demo Anarkis, Polda Metro Akan Panggil 6 Operator Taksi

Jum'at, 25 Maret 2016 - 17:21 WIB
Demo Anarkis, Polda...
Demo Anarkis, Polda Metro Akan Panggil 6 Operator Taksi
A A A
JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya akan memanggil enam operator taksi terkait demo mogok massal yang berujung anarkis pada Selasa 22 Maret 2016. Pemanggilan ini dilakukan untuk mendalami, apakah ada pengerahan dari pihak perusahaan untuk melakukan demo ricuh atau tidak.

"Ada enam operator yang terus kami data, kami akan cari siapapun pelakunya. Blue Bird, Express, Gamya dan lainnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti di Jakarta, Jumat (25/3/2016).

Krishna melanjutkan, Polda Metro Jaya akan terus melakukan penyelidikan itu bukan karena kerugian materilnya melainkan aksi anarkis dengan merusak taksi pada saat demo dinilai telah menimbulkan ketakukan kepada masyarakat. Sehingga Jakarta dianggap mencekam.

"Kalau hanya materi mereka menganggap itu risiko. Tetapi apa yang dilakukan para sopir taksi ini sudah menimbulkan fear of crime," tegasnya. (Baca: Demo Rusuh, 20 Taksi Blue Bird Alami Kerusakan)

Dia melanjutkan, Polda Metro Jaya akan melakukan tindakan tegas terhadap siapapun yang melakukan tindak pidana. Termasuk kepada operator, apabila tidak kooperatif akan dilakukan upaya paksa.

"Kami lakukan tindakan tegas terukur pemanggilan, kami periksa apabila tidak kooperatif akan dilakukan penangkapan. Ini imbang operator, Go-Jek, sopir, bajaj siapapun. Penegakan hukum harus dilakukan kepada siapa pun kepada pihak yang menimbulkan ketakutan dan tidak boleh terjadi pembiaran," tuturnya.

Selanjutnya, Polda Metro Jaya akan memeriksa para operator untuk mendalami apakah ada instruksi dari operator terhadap para sopir taksi, termasuk dugaan adanya oknum operator yang membayar sopir taksi untuk melakukan aksi anarkis.

"Itu bagian pengembangan kami. Tadi anggota kami ada di salah satu pul, dan bergerak. Panggilan, Insya Allah akan dipanggil pada semua yang terlibat peristiwa kemarin," katanya. (Baca: Polda Tangkap 60 Pengemudi Taksi dan Ojek Online)

Polisi juga akan mengusut provokator dengan mendalami Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) aksi demo dengan memeriksa koordinator lapangan (korlap). (Baca: Ini Solusi Pemerintah Atasi Polemik Transportasi)

"Kalau kami lihat STTP, kan untuk demo bukan untuk ribut. Yang dipanggil yang mengajukan izin, korlapnya, kemudian kami lihat apa peran yang harus dilakukan saat demo, mengapa mereka harus seperti itu," pungkasnya.

Sementara, Humas PT Blue Bird (tbk) Teguh menegaskan, Blue Bird akan memecat sopir yang terlibat aksi kekerasan. Dia menegaskan, pihaknya akan terbuka dan membantu penyelidikan kepolisian. "Dalam daftar kontraknya jelas, kalau jadi tersangka dan terlibat aksi kriminal akan diberhentikan," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Protes Harga BBM Naik,...
Protes Harga BBM Naik, Sopir Angkutan Umum di Indramayu Mogok Massal
Premium Susah dan Mahal,...
Premium Susah dan Mahal, Angkot di Jayapura Kompak Mogok Narik Penumpang
Ribuan Pengemudi Angkutan...
Ribuan Pengemudi Angkutan Online di Malang Raya Mogok Massal, Ini Tuntutannya
LRT Segera Dibangun...
LRT Segera Dibangun di Medan, Bobby Nasution: Kita Optimalkan Transportasi Massal
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Aksi Mogok Angkutan...
Aksi Mogok Angkutan Umum di Pantura Tegal Akibat Kenaikan Harga BBM
Berita Terkini
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
33 menit yang lalu
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
34 menit yang lalu
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
50 menit yang lalu
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
2 jam yang lalu
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
3 jam yang lalu
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved