Jatuh dari Kapal Tanker, Pelajar asal Jakarta Tewas di Batam
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:55 WIB
Jatuh dari Kapal Tanker, Pelajar asal Jakarta Tewas di Batam
A
A
A
BATAM - Salah seorang pelajar sekolah pelayaran jurusan mesin asal Jakarta Ilham Putra Utama (21) ditemukan tewas mengapung di perairan Pulau Abang, Kecamatan Galang, Sabtu 19 Maret 2016.
Mayat korban ditemukan warga yang sedang asyik memancing. Diduga, korban tewas karena terjatuh dari kapal tanker yang melintas di Batam tempat korban magang.
Saat ditemukan, mayat korban telah membusuk. Bahkan sebagian organ tubuh korban sudah hilang lantaran sudah lama tenggelam di laut. Diperkirakan, korban sudah tenggelam selama tiga sampai empat hari.
Kapolsek Galang AKP Hippal Tua Sirait mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing. Kaget melihat ada mayat, warga langsung menghubungi polisi.
"Pemancing yang temukan pertama kali. Korbannya pelajar sekolah payaran asal Jakarta," kata Hippal, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/3/2016).
Saat ini, mayat korban sudah dievakuasi di Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam (RSBP) di Sekupang. Korban diduga jatuh dari kapal tanker tempatnya magang. Kapal tangkernya itu memiliki rute Batam, Jakarta, dan Kalimantam Timur.
"Dugaan sementera korban jatuh dari kapal tanker tempat magangnya," terangnya.
Keluarga korban sudah mengetahui kejadian ini dan sudah datang ke RSBP. Kini, pihaknya menunggu hasil autopsi untuk mengetahui apakah korban dibunuh atau murni kecelakaan jatuh dari kapal.
"Kami masih menunggu hasil autopsinya," tutup Hippal.
Mayat korban ditemukan warga yang sedang asyik memancing. Diduga, korban tewas karena terjatuh dari kapal tanker yang melintas di Batam tempat korban magang.
Saat ditemukan, mayat korban telah membusuk. Bahkan sebagian organ tubuh korban sudah hilang lantaran sudah lama tenggelam di laut. Diperkirakan, korban sudah tenggelam selama tiga sampai empat hari.
Kapolsek Galang AKP Hippal Tua Sirait mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing. Kaget melihat ada mayat, warga langsung menghubungi polisi.
"Pemancing yang temukan pertama kali. Korbannya pelajar sekolah payaran asal Jakarta," kata Hippal, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/3/2016).
Saat ini, mayat korban sudah dievakuasi di Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam (RSBP) di Sekupang. Korban diduga jatuh dari kapal tanker tempatnya magang. Kapal tangkernya itu memiliki rute Batam, Jakarta, dan Kalimantam Timur.
"Dugaan sementera korban jatuh dari kapal tanker tempat magangnya," terangnya.
Keluarga korban sudah mengetahui kejadian ini dan sudah datang ke RSBP. Kini, pihaknya menunggu hasil autopsi untuk mengetahui apakah korban dibunuh atau murni kecelakaan jatuh dari kapal.
"Kami masih menunggu hasil autopsinya," tutup Hippal.
(san)