APPS: Ratusan Wanita Jadi Korban Pencabulan dan Pemerkosaan

Senin, 14 Maret 2016 - 10:39 WIB
APPS: Ratusan Wanita...
APPS: Ratusan Wanita Jadi Korban Pencabulan dan Pemerkosaan
A A A
SRAGEN - Aliansi Perempuan Peduli Sukowati (APPS), mencatat setidaknya ada ratusan perempuan dan anak-anak di bawah umur di Kabupaten Sragen yang menjadi korban pencabulan. Jumlah tersebut tersebar di berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Sragen.

Koordinator APPS Sugiyarsi mengatakan data tersebut didapatkan dari jumlah kasus yang telah ditangani oleh lembaga itu dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya jumlah itu hanyalah yang diketahui dan korbannya melapor kepada pihak yang berwajib. Sedangkan jumlah pastinya lebih dari angka tersebut.

Hanya saja para korban tidak mau melaporkan kasus-kasus semacam itu untuk ditangani lebih lanjut.

Ia mengatakan banyak faktor yang membuat para korban itu enggan melaporkan kasus yang mendera dirinya. Kemungkinan ada faktor malu, atau takut terjadi sesuatu jika perbuatan tidak senonoh itu dilaporkan.

"Jumlah kasus yang terdata lebih kecil dari fakta yang ada di lapangan, kita yakin masih banyak kejadian serupa diluaran sana yang tidak tertangani," ucapnya.

Selain banyak yang menjadi korban pencabulan, menurutnya banyak wanita dan anak-anak di Sragen yang menjadi korban pemerkosaan.

Dalam beberapa waktu tahun terakhir tercatat ada 72 kasus pemerkosaan terjadi di Kabupaten yang berbatasan langsuntg dengan Jawa Timur tersebut.

lagi-lagi menurutnya jumlah itu hanyalah yang tercatat saja, sedangkan yang tidak tercatat menurutnya juga pasti lebih banyak.

Ke depan ia berharap agar para korban mau melaporkan perbuatan yang menimpa mereka. Dengan seperrti itu nantinya akan menimbulkan efek jera di tingkat masyarakat.

Nantinya para pelaku yang berniat melakukan tindakan seperti itu bisa menjadi takut dan enggan melakukan perbuatan terlarang kembali.

Ke depan pihaknya juga terus memberikan pendidikan kepada masyarakat Sragen. dengan tindakan itu ia berharap agar kasus pelecehan dan pemerkosaan terhadap wanita dan anak dibawah umur tidak lagi terjadi di kemudian hari.

"Kami berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama memberikan edukasi agar kasus semacam ini tidak lagi terjadi di wilayah Sragen," pungkasnya.

Sebelumnya Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo, berkomitmen untuk menindak tegas praktik tindak pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. Hal itu dilakukan untuk menciptakan generasi penerus sragen yang baik dan terhindardari kasus semacam itu.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
31 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
8 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
9 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved