Pemkab Tangerang Ancang-ancang Tertibkan Kampung PSK
Selasa, 01 Maret 2016 - 14:10 WIB
Pemkab Tangerang Ancang-ancang Tertibkan Kampung PSK
A
A
A
TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan anggaran hingga Rp10 miliar untuk penertiban sekaligus penutupan lokalisasi Dadap, Kosambi.
Anggaran tersebut meliputi kegiatan pembongkaran fisik bangunan hingga penanganan masalah kesehatan dan sosial dari penertiban tersebut.
"Anggaran juga untuk kesehatan, sosial dan sebagainya," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada wartawan, Selasa (1/3/2016).
Zaki mengatakan, saat ini Pemkab Tangerang tengah melakukan koordinasi dengan Polri, TNI, dan Angkasa Pura II dalam menertibkan lokalisasi Dadap yang dimulai awal Mei mendatang.
Saat ini, kata Zaki, Pemkab Tangerang baru akan melayangkan surat peringatan pertama agar penghuni lokalisasi mengosongkan bangunan dan membongkar sendiri bangunannya.
Untuk penertiban tahap awal ini, kata Zaki, pemerintah fokus pada penutupan lokalisasi meliputi pembongkaran kafe dan bangunan di area lokalisasi hingga penanganan Wanita Pekerja Seks di lokalisasi tersebut. "Kami ingin seperti Kalijodo, penertiban dilakukan secara kondusif," tuturnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad mengatakan penertiban hanya untuk area lokalisasi saja. "Jadi jangan khawatir buat warga. Karena tidak berlaku bagi warga yang tinggal di lokalisasi," katanya.
PILIHAN:
Ridwan Kamil Batal Maju karena Ada Intervensi Presiden Jokowi
Kang Emil: Presiden Minta Saya Tak Bertanding Lawan Ahok
Anggaran tersebut meliputi kegiatan pembongkaran fisik bangunan hingga penanganan masalah kesehatan dan sosial dari penertiban tersebut.
"Anggaran juga untuk kesehatan, sosial dan sebagainya," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada wartawan, Selasa (1/3/2016).
Zaki mengatakan, saat ini Pemkab Tangerang tengah melakukan koordinasi dengan Polri, TNI, dan Angkasa Pura II dalam menertibkan lokalisasi Dadap yang dimulai awal Mei mendatang.
Saat ini, kata Zaki, Pemkab Tangerang baru akan melayangkan surat peringatan pertama agar penghuni lokalisasi mengosongkan bangunan dan membongkar sendiri bangunannya.
Untuk penertiban tahap awal ini, kata Zaki, pemerintah fokus pada penutupan lokalisasi meliputi pembongkaran kafe dan bangunan di area lokalisasi hingga penanganan Wanita Pekerja Seks di lokalisasi tersebut. "Kami ingin seperti Kalijodo, penertiban dilakukan secara kondusif," tuturnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad mengatakan penertiban hanya untuk area lokalisasi saja. "Jadi jangan khawatir buat warga. Karena tidak berlaku bagi warga yang tinggal di lokalisasi," katanya.
PILIHAN:
Ridwan Kamil Batal Maju karena Ada Intervensi Presiden Jokowi
Kang Emil: Presiden Minta Saya Tak Bertanding Lawan Ahok
(ysw)