Masyarakat DKI Diminta Waspadai Ciri Pemimpin seperti Ini
Minggu, 28 Februari 2016 - 12:34 WIB
Masyarakat DKI Diminta Waspadai Ciri Pemimpin seperti Ini
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat DKI Jakarta diminta mewaspadai pemimpin yang hanya mencari panggung untuk kepentingannya dan kelompoknya sendiri. Bahkan, masyarakat diminta untuk tidak memilih calon pemimpin yang hanya memikirkan kepentingannya.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Mercu Buana, Heri Budianto mengatakan, seorang pemimpin yang baik, khususnya orang yang akan memimpin DKI Jakarta ini, dapat dilihat dari sikap dan pernyataannya. Salah satu kuncinya, menurut dia, janji pemimpin itu bisa dipegang sebagai pembuktian.
"Kami bisa lihat pada tujuan politiknya, dan seseorang masuk dunia politik, finishnya di mana itu penting. Pemimpin yang menjalankan kata-katanya, itu cermin yang dapat dipegang masyarakat akan semakin maju," ujarnya di sebuah diskusi yang bertajuk "Jakarta Punya Siape?" di di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2016).
Heri menerangkan, Jakarta adalah tempat yang krusial. Karena banyak calon pemimpin yang hanya mencari muka demi tujuan politiknya. Bahkan, DKI Jakarta itu kerap dijadikan sebagai batu loncatan ke panggung nasional. Maka itu, dia pun meminta masyarakat Jakarta untuk pebih cermat dalam memilih pemimpinnya. (Baca: Diperintah Megawati, Ganjar Pranowo Siap Maju di Pilgub DKI)
"Jangan jadikan DKI ini panggung loncatan ke panggung nasional. Gaya komunikasi politik memang harus tegas. Kalau masih malu-malu, lalu bilang lihat saja nanti, maka yakinlah pimpinan itu sedang cari panggung buat dirinya," tuturnya.
Selain itu, tambah Heri, masyatakat jangan gampang terbuai dengan janji politik belaka dari calon pemimpin. Pasalnya, kelemahan pemimpin zaman sekarang itu berada pada birokrasinya.
"Pemimpin gampang beri janji politik tapi implementasi birokrasinya tak karuan. Presiden Jokowi saja, bikin program Indonesia pintar, tapi Pak Jokowi sendiri kewalahan sehingga akademisi seperti kami pun mengkritisinya," tutur Heri.
PILIHAN:
Ada Korban Baru, Hukuman Saipul Jamil Bisa Lebih Berat
Dari Australia, Krishna: Kasus Mirna Ada Perkembangan Signifikan
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Mercu Buana, Heri Budianto mengatakan, seorang pemimpin yang baik, khususnya orang yang akan memimpin DKI Jakarta ini, dapat dilihat dari sikap dan pernyataannya. Salah satu kuncinya, menurut dia, janji pemimpin itu bisa dipegang sebagai pembuktian.
"Kami bisa lihat pada tujuan politiknya, dan seseorang masuk dunia politik, finishnya di mana itu penting. Pemimpin yang menjalankan kata-katanya, itu cermin yang dapat dipegang masyarakat akan semakin maju," ujarnya di sebuah diskusi yang bertajuk "Jakarta Punya Siape?" di di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2016).
Heri menerangkan, Jakarta adalah tempat yang krusial. Karena banyak calon pemimpin yang hanya mencari muka demi tujuan politiknya. Bahkan, DKI Jakarta itu kerap dijadikan sebagai batu loncatan ke panggung nasional. Maka itu, dia pun meminta masyarakat Jakarta untuk pebih cermat dalam memilih pemimpinnya. (Baca: Diperintah Megawati, Ganjar Pranowo Siap Maju di Pilgub DKI)
"Jangan jadikan DKI ini panggung loncatan ke panggung nasional. Gaya komunikasi politik memang harus tegas. Kalau masih malu-malu, lalu bilang lihat saja nanti, maka yakinlah pimpinan itu sedang cari panggung buat dirinya," tuturnya.
Selain itu, tambah Heri, masyatakat jangan gampang terbuai dengan janji politik belaka dari calon pemimpin. Pasalnya, kelemahan pemimpin zaman sekarang itu berada pada birokrasinya.
"Pemimpin gampang beri janji politik tapi implementasi birokrasinya tak karuan. Presiden Jokowi saja, bikin program Indonesia pintar, tapi Pak Jokowi sendiri kewalahan sehingga akademisi seperti kami pun mengkritisinya," tutur Heri.
PILIHAN:
Ada Korban Baru, Hukuman Saipul Jamil Bisa Lebih Berat
Dari Australia, Krishna: Kasus Mirna Ada Perkembangan Signifikan
(mhd)