Keluarga Nurcholis Korban Super Tucano Minta TNI AU Bertanggung Jawab
Kamis, 11 Februari 2016 - 17:05 WIB
Keluarga Nurcholis Korban Super Tucano Minta TNI AU Bertanggung Jawab
A
A
A
BLITAR - Keluarga Nurcholis, salah satu korban tewas dalam kecelakaan pesawat Super Tucano di Malang, Jawa Timur, meminta TNI Angkatan Udara bertanggung jawab atas musibah tersebut. Sebab, Nurcholis adalah tulang punggung keluarga.
Duka mendalam masih dirasakan oleh keluarga pasutri Isman (70) dan Dasilah (60), warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Kakak korban Nurcholis, Ahmad Madali, berharap agar pihak TNI AU bertanggungjawab atas insiden jatuhnya pesawat yang menyebabkan adiknya meninggal.
Mereka berharap ada kebijakan dari TNI AU terkait musibah tersebut. Apalagi, Nurcholis adalah tulang punggung keluarga. Kedua orangtuanya pun sedang sakit.
Sementara, pemakaman Nurcholis diiringi isak-tangis keluarga korban. Pihak TNI Angkatan Udara melalui Kepala Hukum Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang Mayor Pnb Suharmoko menyampaikan duka atas terhadap keluarga yang menjadi korban jatuhnya pesawat latih milik TNI AU itu.
Duka mendalam masih dirasakan oleh keluarga pasutri Isman (70) dan Dasilah (60), warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Kakak korban Nurcholis, Ahmad Madali, berharap agar pihak TNI AU bertanggungjawab atas insiden jatuhnya pesawat yang menyebabkan adiknya meninggal.
Mereka berharap ada kebijakan dari TNI AU terkait musibah tersebut. Apalagi, Nurcholis adalah tulang punggung keluarga. Kedua orangtuanya pun sedang sakit.
Sementara, pemakaman Nurcholis diiringi isak-tangis keluarga korban. Pihak TNI Angkatan Udara melalui Kepala Hukum Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang Mayor Pnb Suharmoko menyampaikan duka atas terhadap keluarga yang menjadi korban jatuhnya pesawat latih milik TNI AU itu.
(zik)