Hapus Premium dari Jakarta, Ahok Dinilai Tak Pro Rakyat

Kamis, 04 Februari 2016 - 04:05 WIB
Hapus Premium dari Jakarta,...
Hapus Premium dari Jakarta, Ahok Dinilai Tak Pro Rakyat
A A A
JAKARTA - Usulan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menghapuskan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium terus menuai kontra. Pasalnya, wacana Ahok itu dinilai sangat tidak pro rakyat.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan, kebijakan Ahok itu tidak kuat karena tidak dilampiri oleh data dan implikasi perekonomian. Ahok dinilai hanya melihat banyaknya kendaraan pribadi yang akhirnya menjadi penyebab kemacetan.

Trubus mengatakan, wacana yang dikelurkan Ahok tidak didasari dengan kajian yang matang. Akhirnya, kebijakan cuma menjadi wacana dan evaluasinya membebani kinerja para staf. Akibatnya, lingkungan kerja menjadi tidak kondusif dan masyarakat pun tidak merasakan dampak positifnya dari suatu kebijakan.

"Alasanya tidak masuk akal. Premium di Jakarta sudah tinggi. Masyarakat sudah pintar memilih BBM untuk kendaraan pribadinya. Ini memang politis. Populer dulu, salah ya koreksi sendiri," pungkasnya saat dihubungi, Rabu (3/2/2016).

Trubus menjelaskan, kebijakan penghapusan premium ini membuat masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah semakin sulit. Sebab, mau tidak mau, ini akan berpengaruh terhadap harga kebutuhan.

Selain itu, kata Trubus, penghapusan premium malah membuat masyarakat pengguna ini lari ke daerah pinggiran. Akibatnya, Pertamina kesulitan untuk menyalurkan BBM-nya.

"70% masyarakat Jakarta berpenghasilan menegah ke bawah. Mau BBM dinaikan Rp15.000 per liter pun kemacetan tidak berubah. Saran saya lebih baik fokus dalam kebijakan pola transportasi makro. Batasi kendaraan, perbanyak dan perbaiki angkutan umum," tuturnya.


PILIHAN:


Ini Jawaban Suami Mirna, Soal Hubungannya dengan Jessica
(mhd)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Ahok Kebanjiran Pertanyaan...
Ahok Kebanjiran Pertanyaan Soal Apikasi Jangkau Besutannya
Kaesang soal Ahok Mundur...
Kaesang soal Ahok Mundur dari Komut: Dari TKN Banyak Kok
Berita Terkini
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
55 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
1 jam yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
1 jam yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Bakal Hapus...
Pemerintah Bakal Hapus Pertalite dan Pertamax dari SPBU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved