Lawan Polisi Pakai SS1, 2 Penculik Pejabat Aceh Ditembak Mati

Senin, 01 Februari 2016 - 21:43 WIB
Lawan Polisi Pakai SS1,...
Lawan Polisi Pakai SS1, 2 Penculik Pejabat Aceh Ditembak Mati
A A A
LHOKSEUMAWE - Pertugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Nanggroe Aceh Darussalam menembak mati dua orang penculik, Kamal Bahri di lintasan Banda Aceh-Medan, Gerukok, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, Senin (1/2/2016).

Kedua penculik yang ditembak mati tersebut Barmawi dan Ismuharuddin, mereka adalah warga Nisam, Aceh Utara. Sebelumnya sempat terjadi kontak senjata antara keduanya dengan petugas kepolisian selama 15 menit.

Kedua penculik tersebut dikabarkan sempat menembak petugas dengan senapan serbu SS1. Namun akhirnya sniper petugas dapat menembak mati keduanya.

Usai kontak senjata polisi menemukan barang bukti dari pelaku berupa satu pucuk senjata api SS1, satu pucuk senjata FN, 4 buah megazen, dan uang tebusan Rp700 juta.

Sebelumnya polisi menerima laporan dari istri korban Kamal Bahri (42) warga Simpang Surabaya, Banda Aceh, menjabat sebagai Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kantor Gubernur Sumut, Kamis 28 Januari lalu.

Tim Polda Aceh terus memburu pelaku penculikan yang diperkirakan berjumlah empat orang.

"Awalnya pelaku meminta uang tebusan Rp1 miliar kepada keluarga korban. Namun, setelah terjadi negoisasi antara keluarga korban dan pelaku. Akhirnya pelaku menyepakati yang tebusan sebanyak Rp700 juta. Keluarga korban mengantarkan uang Rp700 juta ke lokasi yang telah disepakati, Senin (1/2/2016) pagi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Nurfallah, Senin malam (1/2/2016).

Kemudian, setelah menerima uang tebusan, pelaku melepaskan korban. Lalu pelaku kabur dengan menggunakan mobil Avanza bergerak ke arah Lhokseumawe.

Polisi yang dari tadi terus mengikuti penculik itu, kata Kombes Nurfallah, berencana menghentikan mobil penculik di kawasan Simpang Empat, Lhokseumawe, namun tidak jadi karena kawasan tersebut ramai masyarakat.

Selanjutnya Tim Polda Aceh, menghentikan mobil penculik di kawasan Grukok, Kabupaten Bireun, personel menghentikan mobil penculik dengan terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan, namun pelaku tidak mengindahkan tembakan.

Setelah tembakan peringatan tak diindahkan, polisi menembak ban mobil pelaku.Namun pelaku bukannya menyerah malah salah seorang dari pelaku turun dan balas menembak mobil polisi.

Mendapat serangan balik, polisi kembali menyerang pelaku hingga kedua pelaku tewas ditempat terkena peluru polisi.

“Aksi tembak menembak itu terjadi pada pukul 11.00 WIB dan berlangsung selama 15 menit. Ada pelaku lainnya yang terlibat mereka melarikan diri. Makanya masih terus kita kembangkan, identitas kedua pelaku yang melarikan diri sudah diketahui, kita akan terus mengejar pelaku tersebut. Untuk jasad kedua pelaku sudah kita evakuasi ke rumah sakit," jelas Nurfallah.

Dikatakannya, berdasarkan penyidikan sementara motif dari pelaku hanya ekonomi.
“Keterangan yang kita himpun masih tahap ekonomi, tapi kita belum tau apakah pelaku memiliki kelompok atau tidak. Yang jelas kita akan terus mengejar pelaku,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Seorang Perawat dan...
Seorang Perawat dan Anak Asal AS Diculik di Haiti
Jadi Target Penculikan,...
Jadi Target Penculikan, Putri Mahkota Belanda Dijaga Ketat
Culik Misionaris AS,...
Culik Misionaris AS, Geng Haiti Minta Tebusan Rp239 Miliar
Permintaan Tebusan Tidak...
Permintaan Tebusan Tidak Dituruti, Geng Haiti Ancam Bunuh Misionaris AS
Geng Haiti Bebaskan...
Geng Haiti Bebaskan 12 Misionaris yang Diculik
Polisi Tangkap 27 Pelaku...
Polisi Tangkap 27 Pelaku Kejahatan Jalanan di Denpasar, 3 Ditembak
Berita Terkini
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
19 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
43 menit yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
9 jam yang lalu
Infografis
Komandan Rusia Berhasil...
Komandan Rusia Berhasil Ditembak Mati Sniper Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved