Cegah Terorisme, Kota Bandung Jalankan Lima Rumah Satu Komandan

Jum'at, 29 Januari 2016 - 22:03 WIB
Cegah Terorisme, Kota...
Cegah Terorisme, Kota Bandung Jalankan Lima Rumah Satu Komandan
A A A
BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, akan menjalankan program baru untuk mencegah tumbuhnya terorisme.

Banyak pihak terlibat dalam program itu mulai dari unsur Pemkot Bandung, polisi, hingga warga di tingkatan paling bawah.

"Jadi di Bandung akan ada konsep untuk melawan terorisme, untuk menghilangkan benih-benih terorisme. Bandung sekarang proaktif dengan cara inovatif," kata Emil, sapaan akrabnya, Jumat (28/1/2016).

Langkah pertama, Pemkot Bandung akan membentuk tim penjaga wilayah yang personelnya berjumlah 1.500 orang. Mereka akan disebar di seluruh Kota Bandung dan akan dibantu para polisi yang tergabung dalam Brigadir RW (satu polisi ditempatkan di satu RW).

Langkah kedua, pihak RT dan RW akan punya instrumen partisipasi masyarakat yang bernama rapor indeks kemasyarakatan. "Rapor ini didalamnya memuat indikator-indikator aktif atau tidak dalam kegiatan masyarakat, rajin kerja bakti atau tidak, dan lain-lain," jelasnya.

Dengan cara seperti itu, setiap warga akan terukur tingkat keaktifannya di masyarakat dalam urusan sosialisasi. Satu sama lain warga pun akan saling mengenal dan terlibat dalam kegiatan positif.

Terakhir, digagas program satu komandan lima rumah. Lewat cara ini, nantinya untuk setiap lima unit rumah akan punya satu komandan yang bertugas mengawasi aktivitas penghuni rumah.

Komandan tersebut adalah salah seorang penghuni rumah dari lima rumah yang diawasi. Komandan itu akan bertugas mengumpulkan informasi dari rumah yang diawasinya. Identitas hingga aktivitas penghuni rumah pun akan terpantau.

"Kan dari pengalaman sel-sel tidurnya teroris selalu ngontrak, pendatang baru, tidak bergaul, pas dibedah ternyata ada bom (di dalam rumah) atau ada apa. Insya Allah dengan konsep ini tidak terjadi lagi," tuturnya.

Program-program itu pun akan dijalankan dalam waktu dekat. Sehingga bibit terorisme diharapkan bisa ditekan sedini mungkin.
(nag)
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
8 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
10 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved