Pasutri di Jember Tewas Dibacok di Dalam Rumahnya
Jum'at, 29 Januari 2016 - 09:26 WIB
Pasutri di Jember Tewas Dibacok di Dalam Rumahnya
A
A
A
JEMBER - Pasangan suami istri di Jember, Jawa Timur, M Imam Subiantoro (45) dan Alzanati (30) ditemukan tewas di rumahnya dalam kondisi mengenaskan, Jumat pagi (29/1/2016). Sang istri menderita luka bacok di bagian leher sementara suaminya Subiantoro mengalami luka bacok di bagian mukanya.
Dua mayat tersebut langsung dibawa aparat Kepolisian Sektor Kencong dari rumahnya ke Kamar Mayat dokter Soebandi Jember usai menerima laporan warga untuk diautopsi.
Tak ada warga Desa Kraton, Kecamatan Kencong tempat korban ditemukan tewas yang berani ke rumah korban, lantaran berhembus kabar pelaku masih berada di sekitar rumah korban.
Menurut anggota Polsek Kencong Bripka Sungkowo, dua korban yang saat itu tewas masing- masing ditemukan di tempat berbeda. Sang istri ditemukan di depan pintu kamar sementara suaminya berada di kamar tidur.
“Keduanya diduga merupakan korban pembunuhan. Ini dilihat dari luka-luka yang diderita oleh mereka,” kata Bripka Sungkono, Jumat (29/1/2016).
Usai membawa korban ke Kamar Mayat dokter Soebandi, polisi langsung bergegas mencari keberadaan pelaku yang diduga lari ke wilayah Lumajang.
Dua mayat tersebut langsung dibawa aparat Kepolisian Sektor Kencong dari rumahnya ke Kamar Mayat dokter Soebandi Jember usai menerima laporan warga untuk diautopsi.
Tak ada warga Desa Kraton, Kecamatan Kencong tempat korban ditemukan tewas yang berani ke rumah korban, lantaran berhembus kabar pelaku masih berada di sekitar rumah korban.
Menurut anggota Polsek Kencong Bripka Sungkowo, dua korban yang saat itu tewas masing- masing ditemukan di tempat berbeda. Sang istri ditemukan di depan pintu kamar sementara suaminya berada di kamar tidur.
“Keduanya diduga merupakan korban pembunuhan. Ini dilihat dari luka-luka yang diderita oleh mereka,” kata Bripka Sungkono, Jumat (29/1/2016).
Usai membawa korban ke Kamar Mayat dokter Soebandi, polisi langsung bergegas mencari keberadaan pelaku yang diduga lari ke wilayah Lumajang.
(sms)