Kadus Nyaris Perkosa Siswi SMP di Kualuh Leidong
Kamis, 28 Januari 2016 - 14:17 WIB
Kadus Nyaris Perkosa Siswi SMP di Kualuh Leidong
A
A
A
AEK KANOPAN - Seorang siswi Kelas II SMPN sebut saja Bunga (14) nyaris diperkosa Anto (45) kepala dusun (Kadus) di Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Peristiwa memalukan itu berawal ketika Anto meminta tolong kepada Bunga untuk membersihkan rumahnya yang bersebelahan dengan kediaman korban di daerah itu.
Bunga diiming –imingi diberikan upah sejumlah uang untuk jasa membersihkan rumahnya. Namun diam-diam Anto malah tergiur melihat kemolekan tubuh Bunga yang sintal dan padat.
Ayah Bunga, Giman (40) menceritakan, peristiwa percobaan pemerkosaan terhadap putrinya terjadi sudah satu bulan lamanya 27 Desember 2015.
Namun awalnya ada upaya damai, namun Anto malah menghindar, sehingga dilaporkan ke Polsek Kualuh Leidong.
Menurutnya, saat itu putrinya disuruh membersihkan kamar Anto. Namun begitu Bunga masuk ke kamar untuk membersihkannya, Anto langsung masuk dan mengunci pintu kamar. Kemudian, Anto langsung memegang tangan Bunga dan juga membantingnya ke tempat tidur.
"Disitulah langsung membuka celana putri saya," beber Giman, Kamis (28/1/2016).
Giman menambahkan, Anto malah sudah sempat membuka celana Bunga hingga lutut di kamar tersebut. Namun temannya Sindi memanggil Bunga dan menggedor –ngedor pintu kamar yang dibersihkan Bunga.
Saat digedor pintu itu, membuat Anto terkejut dan melepaskan pegangan tangannya seraya mengancam Bunga. “Jangan kau bilangkan sama orang, nanti apa yang kau minta ku kasih ya," tutur Giman menirukan ucapan Anto kepada putrinya.
Kapolsek Kualuh Hilir AKP Jony Tampubolon saat dikonfirmasi membenarkan adanya korban pencobaan pemerkosaan tersebut.
"Si pelaku kepala dusun, Anto dan juga sekaligus tetangga korban. Sekarang ini kami pihak kepolisian masih memeriksa saksi dan korban nanti kalau udah lengkap kami akan melakukan penangkapan terhadap si pelaku," ungkapnya.
Dia menambahkan, kasus itu akan dilimpahkan ke Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak Polres Labuhanbatu.
Peristiwa memalukan itu berawal ketika Anto meminta tolong kepada Bunga untuk membersihkan rumahnya yang bersebelahan dengan kediaman korban di daerah itu.
Bunga diiming –imingi diberikan upah sejumlah uang untuk jasa membersihkan rumahnya. Namun diam-diam Anto malah tergiur melihat kemolekan tubuh Bunga yang sintal dan padat.
Ayah Bunga, Giman (40) menceritakan, peristiwa percobaan pemerkosaan terhadap putrinya terjadi sudah satu bulan lamanya 27 Desember 2015.
Namun awalnya ada upaya damai, namun Anto malah menghindar, sehingga dilaporkan ke Polsek Kualuh Leidong.
Menurutnya, saat itu putrinya disuruh membersihkan kamar Anto. Namun begitu Bunga masuk ke kamar untuk membersihkannya, Anto langsung masuk dan mengunci pintu kamar. Kemudian, Anto langsung memegang tangan Bunga dan juga membantingnya ke tempat tidur.
"Disitulah langsung membuka celana putri saya," beber Giman, Kamis (28/1/2016).
Giman menambahkan, Anto malah sudah sempat membuka celana Bunga hingga lutut di kamar tersebut. Namun temannya Sindi memanggil Bunga dan menggedor –ngedor pintu kamar yang dibersihkan Bunga.
Saat digedor pintu itu, membuat Anto terkejut dan melepaskan pegangan tangannya seraya mengancam Bunga. “Jangan kau bilangkan sama orang, nanti apa yang kau minta ku kasih ya," tutur Giman menirukan ucapan Anto kepada putrinya.
Kapolsek Kualuh Hilir AKP Jony Tampubolon saat dikonfirmasi membenarkan adanya korban pencobaan pemerkosaan tersebut.
"Si pelaku kepala dusun, Anto dan juga sekaligus tetangga korban. Sekarang ini kami pihak kepolisian masih memeriksa saksi dan korban nanti kalau udah lengkap kami akan melakukan penangkapan terhadap si pelaku," ungkapnya.
Dia menambahkan, kasus itu akan dilimpahkan ke Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak Polres Labuhanbatu.
(sms)