Warga Bantul Protes Keberadaan Kandang Babi

Selasa, 26 Januari 2016 - 16:43 WIB
Warga Bantul Protes...
Warga Bantul Protes Keberadaan Kandang Babi
A A A
BANTUL - Puluhan warga Dusun Giren Plebengan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, DIY, mendesak pemerintah menutup kandang babi milik Legimin, warga setempat. Tuntutan disampaikan saat unjuk rasa di halaman balai desa setempat, Selasa (26/1/2016).

Warga menggelar poster penolakan sebagai bentuk protes terhadap keberadaan kandang babi tersebut. Aksi unjuk rasa tanpa orasi tersebut merupakan bentuk puasa bicara mereka karena pemerintah dan pemilik kandang babi tak pernah mendengar tuntutan mereka.

Unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat dari Satpol PP, anggota Polsek, dan juga anggota TNI.

Koordinator aksi, Tri Prabowo mengungkapkan, keberadaan kandang sapi tersebut sangat mengganggu lingkungan. Bau menyengat yang sering ditimbulkan sudah mengganggu lingkungan dan kesehatan. Hal itu sudah terjadi puluhan tahun.

Berkali-kali kandang babi tersebut mendapat protes dari warga namun diabaikan. "Si Mbah kami sudah protes, sekarang giliran cucunya," ujarnya.

Kandang berukuran sekitar 7 meter persegi tersebut dianggap mengganggu karena berada di tengah permukiman warga. Apalagi, warga Dusun Giren Plebengan ini selama ini dikenal taat perintah agama. Sehingga, keberadaan kandang yang mampu menampung sekitar 20 ekor babi ini mengganggu kenyamanan warga dalam beribadah.

Warga menuntut agar pemilik kandang babi segera menutup usahanya. Tuntutan senada disampaikan kepada pemerintah. Jika tidak, warga bertindak sendiri melakukan penutupan.

Kepala Satpol PP Bantul Hernawan Setiadji mengatakan, selama ini Bantul dikenal sebagai kabupaten yang agamis. Ia menilai wajar banyak warga yang menolak keberadaan kandang babi.

"Wajar kalau ditolak, pekan ini saja kami memediasi dua tempat. Satu di Bambanglipuro dan satu lagi di Kecamatan Srandakan."

Sementara, anak dari pemilik kandang babi, Jumaini, mengaku menerima protes warga dan memahami alasan warga memprotes keberadaan kandang babi tersebut. "Saya tandaskan kandang babi ini kami tutup," ujar Jumaini.

Namun ia meminta kepada warga agar menerima keluarga orangtuanya seperti warga-warga lain. Ia meminta kepada warga untuk memaafkan keluarganya karena telah mengganggu kenyamanan. Ia juga meminta kepada warga agar keluarganya dilibatkan dalam setiap kegiatan.

PILIHAN:
Wisatawan Asal Singapura Tewas Tanpa Busana di Hotel
(zik)
Berita Terkait
Jelang Purna Tugas,...
Jelang Purna Tugas, Puluhan Polisi Kembangkan Minat Berternak
Wow BEEF Membangun Pusat...
Wow BEEF Membangun Pusat Peternakan Terintegrasi di Subang Kapasitas 28.000 Ton
Indonesia – Denmark...
Indonesia – Denmark Resmikan Kemitraan Strategis untuk Penguatan Genetika Ternak
Bulukumba Optimalkan...
Bulukumba Optimalkan Potensi Sektor Peternakan Lewat Kampung Sapi
Telur Tetas Asal Klaten...
Telur Tetas Asal Klaten Terbang ke Vietnam, Sektor Perunggasan Tumbuh Positif
Warga Pagenggang Lebak...
Warga Pagenggang Lebak Apresiasi Peternakan Sistem Close House
Berita Terkini
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
46 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
1 jam yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
2 jam yang lalu
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
2 jam yang lalu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
2 jam yang lalu
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
3 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved