Kaca Mobil Dipecah Maling, Yandri Kehilangan Rp96 Juta

Senin, 25 Januari 2016 - 13:23 WIB
Kaca Mobil Dipecah Maling,...
Kaca Mobil Dipecah Maling, Yandri Kehilangan Rp96 Juta
A A A
BUKITTINGGI - Seorang pengusaha bengkel di Padang Panjang, Sumatera Barat, menjadi korban pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil. Korban menderita kerugian Rp96 juta.

Yandri Ade Putra, pengusaha bengkel itu mengatakan, kejadian berawal saat dia memarkirkan mobil Avanza BA 447 KH miliknya di halaman Kantor Pelayanan Terpadu, Jalan Belakang Balok, Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (25/1/2016).

Hanya beberapa menit saat dia berada di dalam kantor, seorang pegawai teriak terjadi perampokan di luar. Saat dilihat, kaca mobil korban ternyata telah pecah, sementara tas ransel berisi uang dan laptop milik korban dibawa kabur pelaku.

Evi, salah seorang pegawai Kantor Pelayanan Terpadu mengatakan, sebelumnya dua orang terlihat duduk di pinggir jalan di dekat mobil korban. Salah satu di antaranya mendekati mobil dan kembali duduk di pinggir jalan.

"Dia kembali lagi ke dekat mobil lalu mendorong kaca, sebagian badan pelaku masuk ke dalam mobil mengambil tas, langsung lari. Temannya menunggu di luar dengan motor tanpa helm," papar Evi.

Seusai mengambil tas, kedua pelaku langsung kabur ke jalan arah kantor balai kota lama.

Yandri menyebutkan, ia baru saja mencairkan uang tunai sebesar Rp96 juta di Bank Nagari Bukittinggi. Dari bank, korban ke Kantor Pelayanan Terpadu mengurus izin usaha bengkel.

"Tadi dapat info tas ditemukan di Baso. Di dalam tas itu ada surat berisi nomor HP saya. Ada warga yang menghubungi katanya ada orang bawa motor buang tas saya itu," kata Yandri.

Kapolres Bukittinggi AKP Tri Wahyudi mengatakan, selain korban Yandri, dua perampokan dengan modus yang sama juga terjadi sepanjang hari ini yaitu di kawasan depan Toko Em Shoes Simpang Tarok dan di depan Shangrilla Cafe Jalan Jenderal Sudirman Bukittinggi.

Kuat dugaan kasus pencurian di tiga lokasi berbeda ini dilakukan oleh pelaku yang sama. Para pelaku masih diburu. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga dalam mobil. Jika membawa atau mengambil uang tunai dalam jumlah banyak di bank, agar tidak segan-segan meminta bantuan pengawalan polisi.
(zik)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
8 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
12 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
12 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved