Jemput Gafatar, 100 Brimob Polda DIY Diberangkatkan ke Kalbar

Rabu, 20 Januari 2016 - 15:22 WIB
Jemput Gafatar, 100...
Jemput Gafatar, 100 Brimob Polda DIY Diberangkatkan ke Kalbar
A A A
YOGYAKARTA - Sebanyak 100 petugas kepolisian dari Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diberangkatkan ke Kalimantan Barat untuk menjemput orang yang diduga masuk Gafatar. Mereka menggunakan jalur darat dan laut melalui kapal dari Semarang, Jawa Tengah.

"Pagi tadi diberangkatkan dari Yogya ke Semarang, kemudian nantinya menggunakan kapal dari Semarang menuju Kalimantan," jelas Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Rabu (20/1/2016).

Tujuan pemberangkatan anggota Brimob itu untuk pengawalan pemulangan warga Yogya yang eksodus ke Kalimantan. Mereka ditengarai bergabung dalam ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)

Polda Kalbar, kata Anny, mendata ada 50 nama yang berasal dari Yogyakarta. Namun, hanya lima nama yang sesuai laporan orang hilang yang dilaporkan.

"Dari 79 nama yang dilaporkan hilang, hanya lima nama yang cocok. Sisanya tidak ada, mungkin karena tidak dilaporkan oleh pihak keluarga," ujarnya.

Anny belum mengetahui kapan 50 warga Yogya itu kembali. Namun, kondisi fisik 50 warga Yogya yang diduga eksodus ke Kalimantan itu dalam kondisi sehat.

"Baru berangkat pagi tadi, kembali lagi ke Yogya ya belum tahu. Karena harus koordinasi dulu dengan petugas di sana."

Anny menyampaikan ada pihak keluarga yang melakukan penjemputan sendiri. Hal itu dilakukan karena pihak keluarga tak ingin diekspose. Mereka yang melakukan penjemputan sendiri juga tidak mengadukan anggota keluarga yang hilang ke Polda DIY.

Jika orang yang hilang sudah tiba di Yogya, kata Anny, pemeriksaan kepada mereka tetap dilakukan. Pihaknya meminta agar yang mengadu juga memberi keterangan jika sudah melakukan penjemputan sendiri.

"Tugas kita menemukan. Kami minta dari 79 nama yang dilaporkan jika nanti kembali di Yogya untuk memberitahu, supaya data yang kami miliki sesuai dengan jumlah orang hilang yang kita cari."

Mengenai biaya penjemputan, Anny menyampaikan merupakan ranah Pemda DIY. "Untuk biaya itu koordinasi antara Pemda DIY dan Pemda Kalbar. Kita hanya membantu pengamanan," jelasnya.
(zik)
Berita Terkait
Doa Mencari Orang Hilang...
Doa Mencari Orang Hilang agar Bisa Kembali Lagi
Sepekan Hilang, Kakek...
Sepekan Hilang, Kakek Gesuri Ditemukan Kelaparan di Hutan Enrekang
4 Gadis ABG di Palembang...
4 Gadis ABG di Palembang Hilang Bersamaan, Orang Tua Lapor Polisi
3 Anaknya Hilang saat...
3 Anaknya Hilang saat Pamit Sekolah, Bapak Ini Datangi Polisi
Wanita Cantik Asal Makassar...
Wanita Cantik Asal Makassar Hilang Misterius Saat Mendaki di Gunung Labbo Maros
Jalan ke Pegunungan...
Jalan ke Pegunungan Muria, warga Jepara Hilang di Hutan Dukuh Salak
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved