Buruknya Pelayanan Transjakarta Akibat Tak Ada Komitmen Politik

Rabu, 13 Januari 2016 - 00:34 WIB
Buruknya Pelayanan Transjakarta...
Buruknya Pelayanan Transjakarta Akibat Tak Ada Komitmen Politik
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta dinilai belum memiliki komitmen politik untuk memperbaiki pelayanan bus Transjakarta. Berbagai kebijakan telah dilakukan namun permasalahan seperti sterilisasi jalur, kondisi armada yang buruk dan jam tunggu kedatangan bus (headway) masih menjadi masalah.

Direktur Institut Studi Transportasi (Instrans) Dharmanigtyas mengatakan, maish buruknya pelayanan bus Transjakarta akibat belum adanya kemauan politik Pemprov DKI untuk membenahinya. Misalnya untuk sterilisasi jalur, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus memiliki ketegasan politik bersama kepolisian.

Sebab, masalah sterilisasi merupakan kewenangan kepolisian. "Harus ada ketegasan politik supaya mereka mau bekerja. Sterilisasi ini sudah level pengambil kebijakan," kata Dharmanigtyas saat dihubungi Selasa 12 Januari 2016 kemarin.

Sebelum menjadi BUMD, lanjut Tyas, SDM Transjakarta dahulu itu terdapat petugas kepolisian. Apabila ada anggota kepolisian yang menjadi manager, tentunya komunikasi dengan kepolisian menjadi lebih mudah.

Untuk perbaikan armada, sepenuhnya menjadi kesalahan manajemen PT Transjakarta. Hal itu pun tidak terlepas dari lemahnya komitmen politik Pemprov DKI.

Sebab, sejak dioperasikannya bus Transjakarta hingga saat ini belum ada kontrak dan standar pelayanan minimal (SPM) yang jelas. Akhirnya, bus yang sudah melebihi usia tujuh tahun belum juga diremajakan.

"Headway itu merupakan dampak dari terbatasnya armada dan belum sterilisasi jalurnya. Jadi apabila ada komitmen politik yang tegas dari Gubernur, kejelasan kontrak dan SPM sudah pasti mengikutinya," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, saat ini terus berusaha untuk mengatasi permasalah-permasalahan bus Transjakarta agar pengendara kendaraan pribadi beralih ke moda transportasi massal tersebut. "Kita tambah dengan bus. Sama Kapolda kita baik. Kita sudah minta agar penertiban jalur dipertegas," ungkapnya.
(whb)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
22 menit yang lalu
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
1 jam yang lalu
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
8 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
8 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
9 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved