Usai Prarekonstruksi Kematian Mirna, Meja No 54 Ditutup Kain Hitam
Senin, 11 Januari 2016 - 14:48 WIB
Usai Prarekonstruksi Kematian Mirna, Meja No 54 Ditutup Kain Hitam
A
A
A
JAKARTA - Usai menggelar prarekonstruksi kematian Wayan Mirna Salihin (27) di Restoran Olivier, West Mall, Grand Indonesia (GI) Tanah Abang, meja nomor 54 yang dipakai Mirna dan kawannya ditutup kain hitam.
Berdasarkan pantauan, usai melakukan prarekonstruksi tim penyidik langsung menuju mobilnya yang terparkir di depan kafe tersebut. (Baca: Usai Minum Kopir di Restoran, Wanita Muda Ini Tewas Mendadak)
Saat awak media bertanya pada tim penyidik, mereka tampak cuek dan enggan melontarkan komentar barang sekalimat pun.
Sementara itu, meja tempat Mirna datang pada malam dia tewas usai meminum es kopi vietnam tampak ditutup menggunakan kain hitam. Garis polisi pun masih tampak melilit meja tersebut.
"Ambil solatipnya untuk menempelkan kain ini," kata salah seorang pegawai restoran pada pegawai lainnya di lokasi, Senin (11/1/2016).
Akibat garis polisi itu, meja 54 yang digunakan Mirna tidak bisa digunakan pelanggan. Polisi menjadikan meja itu sebagai barang bukti hingga masa penyelidikian selesai.
Berdasarkan pantauan, usai melakukan prarekonstruksi tim penyidik langsung menuju mobilnya yang terparkir di depan kafe tersebut. (Baca: Usai Minum Kopir di Restoran, Wanita Muda Ini Tewas Mendadak)
Saat awak media bertanya pada tim penyidik, mereka tampak cuek dan enggan melontarkan komentar barang sekalimat pun.
Sementara itu, meja tempat Mirna datang pada malam dia tewas usai meminum es kopi vietnam tampak ditutup menggunakan kain hitam. Garis polisi pun masih tampak melilit meja tersebut.
"Ambil solatipnya untuk menempelkan kain ini," kata salah seorang pegawai restoran pada pegawai lainnya di lokasi, Senin (11/1/2016).
Akibat garis polisi itu, meja 54 yang digunakan Mirna tidak bisa digunakan pelanggan. Polisi menjadikan meja itu sebagai barang bukti hingga masa penyelidikian selesai.
(ysw)