Ayah Allya: Tak Perlu Autopsi, Biarkan Allya Beristirahat dengan Tenang

Jum'at, 08 Januari 2016 - 17:11 WIB
Ayah Allya: Tak Perlu...
Ayah Allya: Tak Perlu Autopsi, Biarkan Allya Beristirahat dengan Tenang
A A A
JAKARTA - Keluarga Allya Siska Nadya (33) korban tewas dugaan malapraktik Kilinik Chiropractic First menolak rencana autopsi yang akan dilakukan penyidik Polda Metro Jaya. Keluarga beralasan autopsi akan sia-sia karena jasad Allya sudah terkubur sudah lima bulan.

Ayah Allya, Alfian Helmy Hasjim mengatakan, pada 12 Agustus 2015 lalu keluarga melaporkan dugaan malapraktik ini ke Polda Metro Jaya. Dua minggu kemudian, penyidik meminta keterangan keluarga untuk keperluan BAP karena kasus sudah masuk tahap penyelidikan.

"Saat pertama melapor pun, Polda Metro Jaya sama sekali tidak meminta ke kami untuk izin autopsi. Maka itu, saya pun kaget, penyidik kepolisian mengeluarkan statement ke media kalau keluarga tidak mau diminta autopsi," kata Helmy kepada wartawan di Jakarta, Jumat (8/1/2016).

Helmy menuturkan, keluarga tidak sepakat bila penyidik harus melakukan autopsi jasad Allya. Sebab, kondisi anaknya itu diyakini telah rusak lantaran sudah terkubur selama lima bulan lamanya. Proses autopsi pun hanya akan sia-sia belaka.

Bahkan, lanjut Helmy, jasad Allya pun kemungkinan hanya tinggal tulang belulangnya saja. Sedang jaringan-jaringan yang melekat pada tubuhnya itu sudah tak ada untuk diambil sampelnya.

"Saya tanya dokter spesialis, katanya autopsi itu sudah tidak berguna lagi karena sudah terlalu lama dan dapat dikatakan sudah rusak jaringannya. Saya juga sebagai muslim dan tidak sepakat untuk dilakukan autopsi. Seandainya itu dilakukan awal, kami tak keberatan. Tapi setelah lima bulan, saya tanya salah seorang perwira tinggi Polri yang paham dikatakan tidak usah dilakukan autopsi. Karena sudah tidak ada gunanya. Biarkan lah anak saya beristirahat dengan tenang," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
1 jam yang lalu
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
1 jam yang lalu
Speed Boat Hilang Kontak...
Speed Boat Hilang Kontak di Teluk Tomini: 12 Orang Ditemukan, Nahkoda Masih Dicari
2 jam yang lalu
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved