Tanah Abang Dikuasai PKL, Ahok Akan Copot Kepala Satpol PP
Kamis, 07 Januari 2016 - 11:43 WIB
Tanah Abang Dikuasai PKL, Ahok Akan Copot Kepala Satpol PP
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) meradang karena Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali dikuasai pedagang kaki lima (PKL). Dianggap tak becus bekerja, Kepala Satpol PP Jakarta Pusat rencananya akan dicopot Ahok.
“Makanya besok kita mau copot kepala Satpol PP-nya. (Jakarta) Pusat dulu, nanti yang pusat kan pensiun bulan depan, kita akan ganti yang lebih kenceng,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis (7/1/2016).
Dalam kesempatan tersebut Ahok juga menyinggung soal rotasi jabatan yang akan dilakukan pada Jumat besok. Meskipun begitu Ahok juga belum mengetahui jumlah pejabat yang akan diganti.
“Enggak tahu tergantung SKPD juga, jadi beberpa kita minta ganti beberapa SKPD yang usul karena sekarang kan kepala dinas sudah mulai sadar nih,” tambahnya.
Ahok menganalogikan para pejabat di bawahnya layaknya pemain cadangan dalam sepakbola. Pemain cadangan ini akan mengganti pemain inti jika performanya menurun.
“Ya enggak cuci gudang abis juga , belum tentu yang diganti juga baik, belum tentu, namanya juga pemain cadangan, kalau lari lima menit enggak becus ya ganti saja sudah,” tutup Ahok.
“Makanya besok kita mau copot kepala Satpol PP-nya. (Jakarta) Pusat dulu, nanti yang pusat kan pensiun bulan depan, kita akan ganti yang lebih kenceng,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis (7/1/2016).
Dalam kesempatan tersebut Ahok juga menyinggung soal rotasi jabatan yang akan dilakukan pada Jumat besok. Meskipun begitu Ahok juga belum mengetahui jumlah pejabat yang akan diganti.
“Enggak tahu tergantung SKPD juga, jadi beberpa kita minta ganti beberapa SKPD yang usul karena sekarang kan kepala dinas sudah mulai sadar nih,” tambahnya.
Ahok menganalogikan para pejabat di bawahnya layaknya pemain cadangan dalam sepakbola. Pemain cadangan ini akan mengganti pemain inti jika performanya menurun.
“Ya enggak cuci gudang abis juga , belum tentu yang diganti juga baik, belum tentu, namanya juga pemain cadangan, kalau lari lima menit enggak becus ya ganti saja sudah,” tutup Ahok.
(ysw)