Sulsel Launching Kawasan Pengelolaan Perikanan di Lonrae

Kamis, 31 Desember 2015 - 02:09 WIB
Sulsel Launching Kawasan...
Sulsel Launching Kawasan Pengelolaan Perikanan di Lonrae
A A A
WATAMPONE - Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama Kasubdit Peningkatan Kapasitas Produksi Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Achmad Suryatna melaunching Kawasan Pengembangan Industrialisasi Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone, di Kompleks Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Lonrae Kabupaten Bone.

Langkah ini diambil untuk mewujudkan swasembada pangan laut bagi Sulsel pada 2016 mendatang.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengharapkan dengan adanya Pusat Pengembangan Industrialisasi Kelautan dan Perikanan di PPI Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur ini produktivitas perikanan di Kabupaten Bone dapat lebih meningkat.

"Ini langkah awal sebuah industri pengolahan perikanan di Bone, langkah yang sudah berjalan tersebut harus mendapatkan perhatian seirus, apalagi di 2016 mendatang, swasembada dari pangan laut dengan pendapatan Rp9 triliun dari sektor perikanan laut harus diwujudkan," kata Syahrul, Rabu (30/12/2016).

Pada kesempatan itu Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi mengatakan, pembangunan hingga peresmian kawasan sentra pengolahan hasil perikanan tersebut berkat fasilitasi dan perhatian gubernur sehingga Bone mendapatkan perhatian khusus dari pusat dan diberikan sarana dan prasarana pengelolaan hasil kelautan.

"Potensi Bone dengan garis pantai 138 Km tentu sangat besar. Sehingga pembangunan kawasan sentra pengolahan hasil perikanan tersebut suatu awal pengembangan produksi hasil perikanan dan kelautan di Bone agar dapat lebih meningkat," ujarnya.

Hanya saja, Fahsar meragukan bahan baku yang ada di Bone untuk diolah dengan fasilitas tersebut.

Dia menyebutkan saat ini keterbatasan nelayan karena kapasitas dan pengelolaan hasil tangkapan ikan, peningkatan kapasitas diperlukan agar potensi kelautan dapat dimaksimalkan.

"Areal ini sarana secara terintegrasi, di tempat ini terdapat pendataran pelelangan ikan masih jauh dari kapasitas, Kita tahu potensi kelautan yang luar biasa bahkan nelayan kita banyak ke Sinjai, mereka butuh pembinaan dan permodalan, selain itu kita juga masih butuh gudang dan sarana lainnya, saya meminta perhatian dari bapak gubernur tentang hal itu," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved