Antisipasi Kemacetan Arus Balik Liburan, Jasa Marga Lakukan ini
Rabu, 30 Desember 2015 - 16:28 WIB
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Liburan, Jasa Marga Lakukan ini
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga sebagai operator jalan tol Cikampek memprediksi puncak arus balik libur tahun baru terjadi pada tanggal 2 hingga 3 Januari 2015 di Gerbang-gerbang tol Utama. Jumlah kendaraan juga diperkirakan meningkat 5% dari lalu lintas normal atau sekitar 521.722 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Aditya Warman mengatakan, pihaknya melakukan beberapa langkah antisipasi guna mencegah kemacetan seperti pada libur natal kemarin. (Baca: Libur Panjang, Tol Cikampek dan Dalam Kota Macet Panjang)
Lonjakan kendaraan diprediksi akan terjadi di gerbang Tol Cikarang Utama, diprediksi arus balik sebesar 186.202 kendaraan atau meningkat 26,44% dari lalin normal. Sedangkan di gerbang tol Cimanggis Utama diprediksi arus balik sebesar 164.570 kendaraan atau meningkat 3,11%, dari lalin normal.
Sementara untuk gerbang tol Karang Tengah diprediksi mengalami penurunan arus balik sebesar 170.950 kendaraan atau mengalami penurunan -10,88% dari lalin normal.
Langkah kedua yaitu meningkatkan kapasitas transaksi di gerbang tol (GT) Cikarang Utama dengan mengoperasikan seluruh gardu atau 7 buah Gardu pada GT Cikarang Utama 2, 14 buah gardu di GT Cikarang Utama 3, penyediaan tambahan persediaan uang kembalian, dan pengaturan Ialu Iintas menuju Gerbang oleh petugas.
"Yang ketiga dengan meningkatkan kapasitas transaksi di GT padat dengan cara optimalisasi kapasitas Gerbang Tol Otomatis (GTO) dengan menurunkan petugas di GTO yang akan membantu melakukan tapping di Reader GTO pada saat antrean mulai padat," kata Aditya kepada wartawan, Rabu (30/12/2015).
Aditnya menambahkan, pemanfaatan GTO sebagai gardu reguler merupakan langkah selanjutnya yang diambil guna mengoptimalisasi transaksi di gerbang tol. (Baca juga: Ruas Tol Lumpuh, Depok - Jatiasih Ditempuh 7 Jam)
"Pada saat antrean sangat padat diantaranya di GT Plumbon 4 yang terdapat 2 GTO, dan GT Cipema utama Arah Jakarta yang terdapat satu GTO akan difungsikan sebagai Gardu Reguler," tutupnya.
PILIHAN:
Dibacok 9 Pemuda, Bripda Mustakim Dapat 18 Jahitan
Direktur Utama PT Jasa Marga, Aditya Warman mengatakan, pihaknya melakukan beberapa langkah antisipasi guna mencegah kemacetan seperti pada libur natal kemarin. (Baca: Libur Panjang, Tol Cikampek dan Dalam Kota Macet Panjang)
Lonjakan kendaraan diprediksi akan terjadi di gerbang Tol Cikarang Utama, diprediksi arus balik sebesar 186.202 kendaraan atau meningkat 26,44% dari lalin normal. Sedangkan di gerbang tol Cimanggis Utama diprediksi arus balik sebesar 164.570 kendaraan atau meningkat 3,11%, dari lalin normal.
Sementara untuk gerbang tol Karang Tengah diprediksi mengalami penurunan arus balik sebesar 170.950 kendaraan atau mengalami penurunan -10,88% dari lalin normal.
Langkah kedua yaitu meningkatkan kapasitas transaksi di gerbang tol (GT) Cikarang Utama dengan mengoperasikan seluruh gardu atau 7 buah Gardu pada GT Cikarang Utama 2, 14 buah gardu di GT Cikarang Utama 3, penyediaan tambahan persediaan uang kembalian, dan pengaturan Ialu Iintas menuju Gerbang oleh petugas.
"Yang ketiga dengan meningkatkan kapasitas transaksi di GT padat dengan cara optimalisasi kapasitas Gerbang Tol Otomatis (GTO) dengan menurunkan petugas di GTO yang akan membantu melakukan tapping di Reader GTO pada saat antrean mulai padat," kata Aditya kepada wartawan, Rabu (30/12/2015).
Aditnya menambahkan, pemanfaatan GTO sebagai gardu reguler merupakan langkah selanjutnya yang diambil guna mengoptimalisasi transaksi di gerbang tol. (Baca juga: Ruas Tol Lumpuh, Depok - Jatiasih Ditempuh 7 Jam)
"Pada saat antrean sangat padat diantaranya di GT Plumbon 4 yang terdapat 2 GTO, dan GT Cipema utama Arah Jakarta yang terdapat satu GTO akan difungsikan sebagai Gardu Reguler," tutupnya.
PILIHAN:
Dibacok 9 Pemuda, Bripda Mustakim Dapat 18 Jahitan
(ysw)