Tragis, Kernet Bus Tewas Terlindas Armadanya Sendiri

Jum'at, 25 Desember 2015 - 13:08 WIB
Tragis, Kernet Bus Tewas...
Tragis, Kernet Bus Tewas Terlindas Armadanya Sendiri
A A A
BANTUL - Nasib tragis dialami oleh Asnawi (36), warga asal Kendal Jawa Tengah. Pria tambun ini meregang nyawa setelah kepalanya dilindas bus PO Nusantara, Jum'at (25/12). Ia tewas ketika tengah memperbaiki armada bus bernomor polisi K 1629 BB yang selama dua hari ini diikutinya kemanapun pergi.

Slamet (37), warga Semudaran, Kecamatan Kasihan yang sejak pagi bersama korban memperbaiki bus ini mengungkapkan, bus tersebut masuk ke bengkel truk di Dusun Jadag, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan sejak Kamis 24 Desember 2015 sore.

Bus dikemudikan oleh Nur dan Asnawi yang bertindak sebagai kernet sekaligus mekanik. Bus masuk ke bengkel sekaligus istirahat dan memperbaiki rem belakang yang agak bermasalah.

"Saya kurang tahu datangnya jam berapa," ungkapnya, sesaat setelah kejadian.

Menurut Slamet ia bersama korban mulai memperbaiki rem belakang bus tersebut. Sekitar pukul 08.00 WIB, pekerjaan memperbaiki rem sudah hampir selesai.

Saat itu, roda belakang bus dalam keadaan menggantung karena sedang didongkrak. Biasanya, ketika memperbaiki rem memang kondisi mesin selalu menyala. Tujuannya, agar angin dari rem tersebut terisi sehingga bisa untuk mengoperasikan rem.

Slamet mengungkapkan, karena sudah selesai, korban lantas menyalakan mesin bus untuk mencoba hasil perbaikan tersebut.

Korban lupa, ketika mesin menyala posisi perseneleng sudah mundur ke belakang. Korban lantas turun dan masuk ke kolong bus untuk mengambil dongkrak pengganjal ban.

Korban tidak tahu saat itu posisi perseneleng mundur ke belakang, sehingga saat diambil dongkraknya bus langsung berjalan mundur.

"Saat itu busnya menyala tetapi tidak ada sopirnya. Bus mundur langsung melindas tubuh korban," jelasnya.

Mengetahui bus berjalan sendiri, sang sopir lantas berusaha masuk ke mobil dan berusaha menghentikan bus tersebut.

Bus baru berhenti setelah bagian belakang sebelah kiri menabrak bangunan di bengkel tersebut. Namun naas, tubuh korban telah terlindas dan korban meninggal saat itu juga.
Tim identifikasi Polres Bantul langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sopir bus, Nur (41) mengatakan, korban baru ikut dirinya menjadi kru bus selama dua hari ini. Meski menjadi kru bus yang ia bawa, namun ia mengaku kesulitan mengetahui identitas korban.

Sebab, ketika turut serta dari Kendal, korban sama sekali tidak membawa kartu identitas. Ia hanya mengetahui jika korban bernama Asnawi. "Saya tanya teman-teman sesama kru bus lain juga tidak ada yang tahu," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
8 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
9 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
9 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
10 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved