DKI Tak Punya Alasan Penyerapan APBD Rendah

Kamis, 24 Desember 2015 - 07:04 WIB
DKI Tak Punya Alasan...
DKI Tak Punya Alasan Penyerapan APBD Rendah
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai sudah tidak mempunyai alasan untuk melakukan penyerapan APBD 2016 lebih besar dari sebelumnya. Karena, APBD DKI 2016 sudah diketuk lebih awal.

"Ini waktunya sudah dipercepat, seharusnya sudah bisa lelang, ya penyerapan tidak terhambat seperti tahun lalu (2015)," kata Anggota DPRD DKI Jakarta dari Komisi D Prabowo Sunirman di Jakarta, Rabu 24 Desember 2015.

Prabowo mengakui, anggaran pembangunan pada APBD 2016 terbilang besar. Namun, dia enggan menyebutkan besarannya.

"Harusnya sudah bisa lelang, kalau di kami (komisi D) buat rusunawa paling besar anggarannya," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, untuk penyerapan APBD DKI 2016 ditargetkan oleh legislatif kepada eksekutif yaitu minimal besaran 90%.

"Minimal 90% tahun depan (2016). Namun tetap harus digenjot untuk pendapatannya, yaitu penarikan retribusi harus cepat juga," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
11 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
12 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
15 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved