Nelayan Balambang Mengaku Temukan Puluhan Mayat Korban KM Marina

Senin, 21 Desember 2015 - 20:35 WIB
Nelayan Balambang Mengaku...
Nelayan Balambang Mengaku Temukan Puluhan Mayat Korban KM Marina
A A A
BELOPA - Andi Imran nelayan asal Balambang, Desa Raja, Kecamatan Bua, Luwu, mengaku menemukan 10 mayat yang diduga penumpang KM Marina Baru di Perairan Teluk Bone.

Kepada Koran SINDO, Andi Imran mengaku ketakutan saat melihat puluhan mayat tersebut sehingga mengurungkan niatnya mengangkutnya.

"Banyak sekali mayat Pak, sekitar 10 atau mungkin lebih dari 10 mayat, saya kaget dan ketakutan waktu melihatnya mengapung dalam keadaan telanjang, kondisi mayat juga membengkak, saya sendiri di perahu jadi saya takut," katanya sambil terbata-bata didampingi Kepala Dinas Perhubungan Luwu Rudi Dappi, BPBD, Kepala Desa Raja dan Kapolsek Bua, Senin (21/12/2015).

Andi Imran kemudian berinisiatif mengambil beberapa barang sebagai bukti. "Saya ambil beberapa barang yang sempat saya jangkau, seperti empat buah pelampung, dua tabung gas dan perahu karet yang saya kempeskan dan naikan ke atas perahu," ujarnya.

Menurut Andi Imran, jarak antara mayat satu dengan yang lainnya ada yang berdekatan ada pula yang berjauhan hingga 500 meter.

"Seluruhnya mengapung ada berdekatan dan ada juga yang terpisah hingga 500 meter," lanjutnya.

Menurut keterangan Andi Imran lama perjalanan dari kampung halamannya di Balambang Desa Raja Kecamatan Bua ke lokasi mayat sekira 3 jam dengan menggunakan perahu kecil.

"Kalau perahu saya lama tempuh sekira 3 jam dari Pantai Balambang, tapi kalau kapal besar mungkin hanya satu jam," timpalnya.

Dari pantauan Koran SINDO, beberapa perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu, BPBD Luwu, Kadis Kesehatan Luwu, Kepala Desa Raja, Syahbandar Palopo, dengan melakukan koordinasi ke Posko Induk di Siwa, sekitar pukul 20.30 Wita mereka memutuskan untuk melakukan pencarian ke laut, Teluk Bone.

"Keterangan dari Kadis Kesehatan dengan menyimpulkan keterangan dari Andi Imran bahwa kondisi mayat sudah membengkak dan mengapung, dikhawatirkan jika mayat tersebut tidak ditemukan dalam beberapa jam, mayat tersebut akan mengempes dan tenggelam, untuk itu, malam ini kami menyisir ditemani Andi Imran dan berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Ringgit, Kota Palopo," jelas Kadis Perhubungan Luwu, Rudi Dappi.

Beberapa barang bukti berupa empat pelampung dan dua tabung gas semalam langsung diamankan di Kantor Polsek Bua. Sementara perahu karet diamankan nelayan setempat di Sungai Balambang tempat tambatan perahu nelayan.
(sms)
Berita Terkait
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Pencarian Korban Kapal...
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Pontianak
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Tim DVI Polda Sulsel...
Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 1 Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi
Bagaimana Menyelamatkan...
Bagaimana Menyelamatkan Kapal Selam Titan Jika Ditemukan? Begini Opsi yang Dilakukan
Tangis Pecah di Buton...
Tangis Pecah di Buton Tengah, 15 Korban Kapal Tenggelam Dimakamkan dalam 1 Liang
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved