Perbaiki Kereta Kiai Manik Kumolo, Paidi Lakukan Ritual Ini

Jum'at, 18 Desember 2015 - 07:58 WIB
Perbaiki Kereta Kiai...
Perbaiki Kereta Kiai Manik Kumolo, Paidi Lakukan Ritual Ini
A A A
BANTUL - Penobatan KBPH Prabu Suryodilogo sebagai KGPAA Paku Alam X segera dilakukan. Berbagai persiapan dilakukan oleh berbagai elemen di Kadipaten Pakualam dalam beberapa hari terakhir.

Pergantian wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) nampaknya akan berlangsung meriah dan megah layaknya hajatan yang dilaksanakan kaum bangsawan. Kereta yang rencananya digunakan untuk alat transportasi Jumenengan KBPH Prabu Suryodilogo, yakni Kereta Kiai (Kyai) Manik Kumolo ini juga mendapat sentuhan.

Reparasi serta perbaikan di beberapa bagian perlu dilakukan agar kereta yang sudah berumur tua ini tetap bisa digunakan secara normal.

Kereta kuda cukup besar bergaya klasik ini nampak terparkir dalam sebuah rumah di Dusun Jetis, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul DIY. Seorang lelaki tua nampak berhati-hati melepas beberapa bagian rusak dari kereta ini. Sesekali laki-laki yang sudah mulai sepuh ini mengangkat
kacamatanya, melihat beberapa bagian apakah telah sempurna diperbaiki atau perlu mendapat sentuhan lagi.

Laki-laki tersebut tidak lain adalah Paidi. Dia dipercaya untuk memperbaiki kereta yang akan digunakan untuk Jumenengan Paku Alam X mendatang.

Selama ini, Paidi dikenal sebagai ahli reparasi kereta kuda asal Bantul. Dia telah puluhan tahun dipercaya oleh Keraton Yogyakarta maupun Kadipaten Pakualam menangani kereta-kereta keramat.

Dia juga harus menyiapkan Kereta Kiai Manik Kumolo agar berada dalam kondisi prima saat prosesi Jumenengan 7 Januari nanti. Meski usia kereta tersebut sudah lebih tua dari umurnya, Paidi mencoba memperbaiki kereta ini.

Berbagai ritual harus ia lakukan terlebih dahulu agar hajatan memperbaiki Kereta Kiai Manik Kumolo ini lancar. "Ya agar lancar saja, tidak ada gangguan. Jadi harus lelaku dulu," jelasnya.

Sebelum melakukan perbaikan, ia memang harus melakukan ritual terlebih dahulu dan berpuasa. Puasa yang dilakukan bisa puasa mutih atau puasa ngrowot. Ritual ini dilakukan untuk menyingkirkan diri dari berbagai gangguan yang kemungkinan bisa saja terjadi.

Kereta Kiai Manik Kumolo memang sudah berumur sangat tua. Kereta yang harus ditarik dengan enam kuda ini dibuat tahun 1812, berasal dari
London, Inggris.

Kereta ini telah berkali-kali digunakan untuk berbagai kegiatan upacara di Pakualaman. Kereta inilah yang selalu digunakan untuk prosesi Jumenengan Paku Alam sejak sejak masa Paku Alam I. Karena sudah tua itu pula, memerlukan teknik khusus untuk memperbaikinya.

"Kereta keraton ini yang sudah dianggap keramat. Karenanya tiap sebelum memulai perbaikan kereta keraton, selamatan dan doa bersama
harus selalu dilakukan," ujarnya.

Karena usianya yang sudah tua itu, perawatan dan perbaikan harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Kehati-hatian ini diperlukan
agar tidak merusak kereta tersebut.

Perbaikan utama yang harus dilakukan pada Kereta Kiai Manik Kumolo saat ini adalah mengganti landasan kereta yang sudah mulai lapuk. Pergantian tersebut sangat diperlukan agar nanti tidak patah di tengah jalan.

Selain itu, rencananya dilakukan pengecatan ulang serta kaca-kaca yang sudah retak. "Waktu tinggal beberapa minggu lagi. Tetapi saya tidak boleh buru-buru mengerjakan perbaikan ini."
(zik)
Berita Terkait
Meluruskan Mitos Seputar...
Meluruskan Mitos Seputar Osteoporosis
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
KPU Kota Denpasar Bersinergi...
KPU Kota Denpasar Bersinergi dengan Kominfos dan Humas Pemkot Denpasar
Peduli Lansia, Ketua...
Peduli Lansia, Ketua K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda.
Kapolres Lahat Panen...
Kapolres Lahat Panen Raya di Desa Pagar Ruyung
Tes Masif Terus Intensifikasi,...
Tes Masif Terus Intensifikasi, Masyarakat Diminta Menerapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkini
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
31 menit yang lalu
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
56 menit yang lalu
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
3 jam yang lalu
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved