Antisipasi Meluas Hepatitis, IPB Intensifkan Pembinaan Kantin Sehat

Rabu, 16 Desember 2015 - 00:31 WIB
Antisipasi Meluas Hepatitis,...
Antisipasi Meluas Hepatitis, IPB Intensifkan Pembinaan Kantin Sehat
A A A
BOGOR - Manajemen Institut Pertania Bogor (IPB) mulai melakukan pembinaan terhadap sejumlah kantin di kampus pelat merah tersebut. Pembinaan dilakukan agar penetapan status kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A di kampus tersebut tak terulang lagi.

Direktur Pengembangan Bisnis IPB Dr Yusli Wardianto menjelaskan selain karena faktor endemis hepatitis di lingkungan kampus akhir-akhir ini, pembinaan terhadap kantin baik di dalam maupun luar sudah menjadi kewajiban. “Sesuai PP nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan (SNP), setiap satu pendidikan wajib memiliki sarana dan prasarana, di antaranya ruang kantin, demikian pula dengan IPB,” ujar Yusli, Selasa (15/12/2015).

Pembinaan tersebut mencakup kebersihan, kesehatan dan kemanan menu yang dihidangkan di setiap kantin. Di dalam kampus terdapat enam kantin fakultas, tujuh kantin penunjang dan lima corner (71 kios).

“Sedangkan yang diluar kampus sebanyak 123 kios juga secara rutin diawasi dengan standar sarana prasarana, higienes, sanitasi, pedoman penyelenggaraan, pengelolaan agar kantin yang dikelola para mitra tetap sehat, bersih dan aman,” katanya.

Yusli menjelaskan, IPB juga membuat petunjuk teknis kantin sehat yang harus dilaksanakan pengelola. Dalam petunjuk teknis kantin sehat, IPB menetapkan pemeriksaan kantin secara menyeluruh dan pemeriksaan setiap kios di kantin dengan memperhatikan lima aspek, yakni konstruksi dan desain bangunan, sanitasi lokasi dan lingkungan, fasilitas kantin, pasokan air dan operasional sanitasi kantin.

Yusli menepis, pembinaan tersebut dilakukan setelah adanya kejadian dirawatnya puluhan mahasiswa IPB akibat mengidap hepatitis A. “Kita setiap tahun selalu merupakan inspeksi bahan pangan berbahaya (boraks, formalin, pewarna) yang ditindaklanjuti dengan ‘Pelatihan dan temu pedagang Babakan Raya (Bara) dan Plasma’,” ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
6 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
9 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
9 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
10 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
10 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
11 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved