Wisma Atlet Ditolak, Ahok Sudah Tahu Kelakuan PPK Kemayoran

Jum'at, 04 Desember 2015 - 10:51 WIB
Wisma Atlet Ditolak,...
Wisma Atlet Ditolak, Ahok Sudah Tahu Kelakuan PPK Kemayoran
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi penolakan dari Komisi II DPR terkait rencana hibah lahan Kemayoran untuk pembangunan wisma atlet kepada Pemprov DKI.

Komisi II menyatakan tidak setuju pemanfaatan aset wisma atlet setelah event Asian Games 2018 diperuntukkan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ahok menuding ada permainan yang dilakukan oleh Pusat Pengelola Kompleks (PPK) Kemayoran dengan cara melobi Komisi II DPR.
"Kayaknya PPK Kemayoran melobi DPR nih. Saya pernah di Komisi II, saya tahu lah kelakuan PPK Kemayoran kayak apa," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015).

Ahok menyebut penolakan ini supaya nantinya wisma atlet akan diperuntukkan atau dibangun secara komersial bukan untuk rumah susun jika sudah selesai dipakai para atlet. "Kalau Anda enggak mau kasih lahan kepada kami untuk bangun rusun, mau bangun komersial, ya untuk apa saya keluarkan duit buat PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kerjakan kampung atlet. Kalau kamu mau komersial tawarkan saja pengusaha yang lain," tegasnya.

Ahok mengaku sudah memerintahkan PT Jakpro untuk tidak membangun wisma atlet jika pada akhirnya untuk komersial.
"Saya dulu di Komisi II DPR, panja aset negara sudah tahu tuh kasusnya mereka seperti apa. Enggak pernah beres kok PPK Kemayoran. Semua aset digadaikan ke orang lain. Buat saya sih enggak ada masalah. Ini kan dalam rangka untuk Asian Games, kalau kayak begini Olympic Counsil Asia (OCA) datang, saya akan bilang, saya sudah perintahkan PT Jakpro tarik saja, enggak usah kerjakan. Kalau komersial, suruh orang saja komersial. Dapat bisa kerja kan," tegas Ahok.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budihartono mengatakan dari awal sudah tidak yakin rencana hibah lahan wisma atlet akan disetujui DPR. Apalagi dengan adanya peruntukan wisma atlet setelah Asian Games dijadikan sebagai rusun bagi MBR.

"Memang dari awal saya sih tidak yakin diberikan hibah. Ternyata, ramalan saya benar kan. Hari ini setelah rapat di Sekretariat Negara (Setneg), hibah tidak disetujui DPR RI," kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.
(whb)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
1 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
15 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved