Begini Kronologis Pelesetan Sampurasun hingga Dilaporkan ke Polda

Kamis, 26 November 2015 - 11:40 WIB
Begini Kronologis Pelesetan...
Begini Kronologis Pelesetan Sampurasun hingga Dilaporkan ke Polda
A A A
BANDUNG - Dewan Pembina Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dilapokan ke Polda Jawa Barat (Jabar) karena dinilai melanggar UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Lalu bagaimana kronologi awal hingga pelaporan tersebut.

Sekjen DPP Angkatan Muda Siliwangi Denda Alamsyah mengatakan, pada 13 November lalu ada anggota AMS yang melihat ceramah Habib Rizieq di Purwakarta.

Saat itu, Habib Rizieq di tengah ceramahnya mempelesetkan sampurasun. Ia mengucapkan campur racun di hadapan para jamaah yang hadir di lokasi.

"Setelah itu, selang satu hari, ada video (ceramah Habib Rizieq) yang diduga diunggah oleh anak buah Habib Rizieq ke Youtube. Anggota kita yang melihat itu terhenyak," kata Denda di Sekretariat DPP AMS, Kota Bandung, Kamis (26/11/2015).

Anggota AMS Purwakarta pun melaporkan hal itu pada pihak DPP AMS yang kemudian mengkaji hal itu. Hingga akhirnya diputuskan menempuh jalur hukum terhadap Habib Rizieq.

"Ini harus kita laporkan karena ini dilakukan di depan umum. Ini bukan hanya ketersinggungan kita, tapi orang Sunda yang tersinggung," jelasnya.

Pelaporan sendiri dilakukan AMS ke Polda Jawa Barat pada Selasa (24/11/2015) dengan nomor pelaporan LPB/967/XI/2015/JABAR.

Setelah pelaporan, AMS berkumpul dengan berbagai organisasi Sunda di Sekretariat DPP AMS pada Rabu (25/11/2015).

Dari pertemuan itu, sebanyak 15 organisasi selain AMS sepakat agar Habib Rizieq diproses hukum. Tak hanya itu, Habib Rizieq dituntut minta maaf. Bahkan mereka meminta Habib Rizieq dicekal di Jawa Barat.

Kini, bola panas ada di polisi untuk menangani kasus tersebut. Habib Rizieq sendiri belum memberikan keterangan menanggapi kasusnya.

Tapi hari ini, rencananya akan ada perwakilan dari FPI Jawa Barat yang akan menemui AMS dan 15 organisasi yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat. FPI Jawa Barat dikabarkan akan melakukan klarifikasi.
(nag)
Berita Terkait
Diduga Nista Agama Islam,...
Diduga Nista Agama Islam, Kakek Apollinaris Darmawan Ditangkap
Pengamen di Gowa Diamankan...
Pengamen di Gowa Diamankan Gara-gara Menulis 'Polisi Juga Saya Makan' di FB
Atta Halilintar Tanggapi...
Atta Halilintar Tanggapi Laporan Gus Irfan atas Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial
Muhammad Kece Diduga...
Muhammad Kece Diduga Hina Islam, Muhammadiyah Minta Polisi Tindak Tegas
Posting Menghina Alquran...
Posting Menghina Alquran di Medsos, Warga Pekanbaru Ini Ditangkap Polisi
Kritik Bansos di Medsos,...
Kritik Bansos di Medsos, Mbah Salmo Dipolisikan Pemdes di Tuban
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
3 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
4 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
4 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
10 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
11 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
12 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved