Eks Aktivis HMI Tersangkut Korupsi Bansos Pemprov Jateng

Rabu, 25 November 2015 - 16:47 WIB
Eks Aktivis HMI Tersangkut...
Eks Aktivis HMI Tersangkut Korupsi Bansos Pemprov Jateng
A A A
SEMARANG - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menetapkan tersangka baru kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) kemasyarakatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2011.

“Saya sudah konfirmasikan dengan Tipidus. Betul ada penetapan tersangka baru. Berinisial NH,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Tengah Sugeng Riyadi, Rabu (25/11/2015).

Informasi yang dihimpun, NH adalah eks anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dia adalah senior dari lima tersangka anggota eks HMI yang sebelumnya telah dijerat penyidik. NH ini bekerja sebagai staf di Fraksi Golkar DPRD Jawa Tengah.

“NH Mas. Dia sebagai penerima. Itu dulu ya mas, soalnya saya masih kegiatan di Magelang,” lanjut dia.

Lima tersangka penerima atau dari pihak swasta yang dijerat penyidik sebelumnya Aji Hendra Gautama warga Semarang, Azka Najib warga Demak, Agus Khanif warga Demak, Musyafak warga Rembang, dan Farid Ihsanudin warga Semarang.

Kelimanya sudah divonis di PN Tipikor Semarang masing–masing 14 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsidair dua bulan penjara. Saat sidang putusan, terungkap jika aliran dana itu masuk ke NH, senior mereka di HMI.

"Aska transfer Rp29 juta dan Musyafak transfer Rp15 juta kepada Nurul Huda," tegasnya.

Saat kasus terjadi, para tersangka itu berstatus aktivis mahasiswa. Namun, dalam pengajuan mereka tidak mengatasnamakan HMI, tetapi nama LSM yang ternyata fiktif. Kegiatannya juga fiktif.

"Saat penyidikan di Kejati Jawa Tengah tersangka Azka menerima uang Rp83 juta, Musyafak Rp84 juta, Farid Ihsanudin Rp65 juta, Agus Khanif Rp52 juta, dan Aji Hendra Gautama Rp44 juta. Total dana bansos yang diterima Rp328 juta," bebernya.
(san)
Berita Terkait
Kerahkan Mahasiswa PMKRI,...
Kerahkan Mahasiswa PMKRI, Mantan Bupati Sikka Demo Kantor Kejari
Mahasiswa Kompi Gelar...
Mahasiswa Kompi Gelar Aksi di KPK, Ada Apa?
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Mahasiswa Pertanyakan...
Mahasiswa Pertanyakan Pembangunan RSUD Al Mulk Sukabumi, Dinkes: Tak Ada Indikasi Korupsi
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
Berita Terkini
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
1 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
1 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
1 jam yang lalu
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved