Pelaku Kekerasan terhadap Anak Didominasi Ibu

Jum'at, 20 November 2015 - 18:48 WIB
Pelaku Kekerasan terhadap...
Pelaku Kekerasan terhadap Anak Didominasi Ibu
A A A
SEMARANG - Pelaku kekerasan terhadap anak dilakukan oleh orang dekat bukan isapan jempol belaka. Dari hasil riset, pelaku kekerasan terhadap anak bahkan dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Fakta ini berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

"Kami melakukan riset di Pemalang dan Klaten dengan 1.199 responden. Pelaku kekerasan terhadap anak ternyata mayoritas adalah ibu di lingkungan rumah," ungkap kepala LP2M Unnes, Evi Widowati di sela-sela acara kampanye Stop Kekerasan Terhadap Anak, Jumat (20/11/2015).

Survei itu, sebut Evi, dilakukan pada tahun 2013. Responden berasal dari berbagai kalangan dan usia, mulai anak-anak, tokoh masyarakat hingga bapak atau ibu.

Riset itu, kata Evi, dilakukan bersama Yayasan Setara, Yayasan Bahtera yang dikoordinasikan Bapeda dan Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Jawa Tengah.

"Dari total responden itu, akibat kekerasan psikhis (anak) 36 persen adalah sakit hati, tertekan, depresi, dendam dan murung. Contoh pelaku kekerasan psikhis terbesar 34 persen adalah ibu. Bentuknya, membentak, menghina kemampuan, mengejek dan lainnya," lanjutnya.

Salah satu penyebab ibu menjadi pelaku dominan kekerasan anak karena perannya. Di lingkungan rumah, ibu mempunyai lebih banyak waktu untuk bertemu dengan anak- anaknya.

Padahal, sebut dia, 1 bentakan pada anak mampu membunuh 1 miliar sel otak siap tumbuh, 1 cubitan, pukulan atau jeweran mampu membunuh lebih dari 10 miliar sel otak saat itu juga.

"Sebaliknya, 1 pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan lebih dari 10 triliun sel otak saat itu juga," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
1 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
1 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
1 jam yang lalu
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
3 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved