APBD DKI 2016 Menurun, Ahok Salahkan Anak Buah

Rabu, 18 November 2015 - 17:27 WIB
APBD DKI 2016 Menurun,...
APBD DKI 2016 Menurun, Ahok Salahkan Anak Buah
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menilai banyak SKPD yang tidak cermat dalam menyusun anggaran sehingga kemungkinan APBD DKI 2016 hanya sebesar Rp66 triliun atau menurun dari tahun ini sebesar Rp73 triliun.

"Dalam menyusun ini (APBD), kelihatan teman-teman ini nggak ngerti skala prioritas," ungkap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/11/2015) siang.

Seharusnya, kata Ahok, dalam penyusunan APBD itu, masing-masing SKPD dapat membuat skala prioritas yang berjenjang. Sehingga, ketika anggaran itu tidak mencukupi, maka kegiatan yang paling akhirlah yang akan dibuang.

"Kalau uangnya enggak cukup, langsung semua SKPD potong 10-20 persen. Pengertiannya, berbasis kinerja bukan potong uang. Tapi disusun skala prioritas dari 1-20-30," jelas Ahok.

Namun demikian, Mantan Bupati Belitung Timur ini pun menilai dibandingkan tahun lalu, penyusunan yang dilakukan SKPD tahun ini jauh lebih baik. Seperti beberapa diantaranya mulai berubah dalam membuat skala prioritas, walaupun belum sepenuhnya mengerti.

Hal ini terlihat, masih adanya kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat, namun dijadikan prioritas oleh SKPD. Dia mencontohkan, seperti anggaran kesehatan yang masih dianggap sebagai prioritas oleh SKPD. Sehingga banyak SKPD yang membuang kegiatan lainnya. Kondisi itupun mencontohkan proritas SKPD masih sebatas uang.

Lebih lanjut, Ahok juga menyoroti mengenai pembelian tanah. Seharusnya, dalam kegiatan itu, SKPD sudah menegosiasikannya dengan pemilik tanah sejak awal, sehingga tidak perlu menunggu pengesahan APBD nantinya.

"Yang untuk proses lelang semua harus disimpan di APBD awal. Kalau beli tanah bisa negosiasi dulu saja. Begitu sudah nego, nanti saat dapat duit sisa lelang, nah duitnya bisa diambil," jelasnya.

PILIHAN:

Dengar Komentar Ahok, Ini Reaksi Haji Lulung

Ini Wajah Dua Bandit Kawakan di Dalam KRL Commuter Line
(ysw)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
26 menit yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
51 menit yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
52 menit yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
2 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
3 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved