80.000 Warga Subang Belum Bayar Pajak, Kebanyakan Pengusaha

Minggu, 08 November 2015 - 17:46 WIB
80.000 Warga Subang...
80.000 Warga Subang Belum Bayar Pajak, Kebanyakan Pengusaha
A A A
SUBANG - Tingkat kesadaran warga terhadap wajib pajak masih rendah. Di Subang, sebanyak 80.000 warga wajib pajak (WP) hingga kini belum menjalankan kewajibannya. Sebagian besar WP adalah para pengusaha.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Subang Ahmad Sobari mengungkapkan, dari jumlah keseluruhan WP sekitar 800.000 orang, mereka yang sudah tuntas membayar pajak baru 90%.

Selebihnya, belum menjalankan kewajiban mereka. Padahal, masa tenggang pembayaran pajak nyaris berakhir, yakni tersisa kurang dari dua bulan.

"Pendapatan pajak yang masuk kas daerah baru 90%. Kebanyakan yang sudah membayar ini dari masyarakat," ujar Ahmad, kepada wartawan, Minggu (8/11/2015).

Di 2015 ini, pihaknya menargetkan pendapatan pajak sebesar Rp24 miliar. Namun, hingga dua bulan jelang akhir tahun, pajak yang masuk baru Rp20 miliar. Hal ini diakibatkan sebanyak 80.000 WP belum membayar pajak, mayoritas didominasi para pengusaha.

"Kebanyakan yang belum membayar ini dari perusahaan-perusahaan. Biasanya mereka bayar di akhir tahun. Tapi, kami optimis target bisa dicapai," katanya.

Selanjutnya dia menyebut, di luar 800.000 WP yang sudah terdata dan rutin membayar pajak, masih banyak potensi WP yang belum digarap, baik dari kalangan masyarakat maupun perusahaan.

"Kalau potensi-potensi ini dibiarkan, pemerintah rugi. Sebab peluang bertambahnya pendapatan pajak jadi hilang," ucapnya.

Karena itu, mulai 2016 mendatang, pihaknya akan membenahi pengelolaan WP dengan memberlakukan sistem swakelola pajak, yakni menelusuri dan mendata ulang para wajib pajak dengan bantuan aparatur pemerintahan desa.

"Mereka akan kami berikan insentif. Dengan sistem swakelola, data WP jadi lebih akurat dan potensi WP yang belum tergarap bisa diketahui, untuk selanjutnya dimasukan dalam database WP," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved