Ahok: DPRD Kok Enggak Bikin Pansus UPS?

Kamis, 29 Oktober 2015 - 11:27 WIB
Ahok: DPRD Kok Enggak...
Ahok: DPRD Kok Enggak Bikin Pansus UPS?
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan langkah DPRD DKI Jakarta membentuk panitia khusus (Pansus) pembelian lahan RS Sumber Waras. Seharusnya DPRD juga membuat pansus terkait persoal Uninterruptible Power Supply (UPS) yang menjadi anggaran siluman.

"Kenapa pansus RS Sumber Waras? BPK ada temuan enggak. Mereka (DPRD) kenapa enggak bikin pansus UPS," ungkap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Ahok mengaku penyimpangan anggaran untuk pengadaan UPS ini sudah diselidiki oleh Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga menemukan adanya anggaran siluman pada APBD DKI.

"Jadi menurut saya, pansus ini (pembelian lahan RS Sumber Waras) sudah pansus politik, sudah biasa lah itu. Padahal scanner, UPS, e-sms, electronic system management sekolah itu masuk program prioritas enggak di KUAPPAS APBD-P 2014? Enggak ada. Kalau pembelian lahan RS Sumber Waras ada enggak (jadi program prioritas di KUAPPAS APBD-P 2014)? Ada," papar Ahok.

Ahok melanjutkan, BPK memperpanjang waktu investigasi menjadi 80 hari. Sebelumnya waktu investigasi yang dilakukan BPK selama 60 hari dan ditambah 20 hari lagi. BPK hingga kini belum memberi kesimpulan atas audit investigasi tersebut.

"Bagaimana bisa pansus DPRD bisa ngelaporin (pembelian lahan RS Sumber Waras ke KPK)? Orang ini saja (audit investigasi) masih berlangsung, namanya juga pansus politik. Makanya kadang-kadang gue kasihan sama DPRD, gue ajarin deh, itu pengadaan UPS dan scanner yang mesti dipansusin. Karena sudah jelas-jelas enggak ada di KUAPPAS," ujar Ahok.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta menyambangi kantor BPK Perwakilan DKI Jakarta. Kedatangan mereka ke kantor lembaga audit keuangan daerah ini adalah untuk menyerahkan hasil Pansus DPRD DKI terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap Laporan Keuangan Pemprov DKI Tahun Anggaran 2014.

Pansus DPRD DKI menyerahkan laporan hasil penyelidikan Pansus DPRD DKI khususnya tentang pembelian tanah RS Sumber Waras yang berindikasi merugikan keuangan daeran sebesar Rp191.334.550.000. Dari 70 temuan BPK dalam Laporan Keuangan Pemprov DKI Tahun Anggaran 2014, lanjutnya, yang khusus ditindaklanjuti ke BPK Perwakilan DKI Jakarta hanya kasus pengadaan tanah RS Sumber Waras. Sedangkan temuan lainnya, akan ditindaklanjuti ke BPK.

Setelah menyerahkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan menyerahkan hasil laporan pansus mengenai pengadaan lahan RS Sumber Waras ke KPK. Karena itu, DPRD DKI mengharapkan audit investigasi dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras yang dilakukan BPK segera selesai. Karena hasil audit investigasi tersebut akan digunakan KPK untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
(whb)
Berita Terkait
APBD 2023 DKI Jakarta...
APBD 2023 DKI Jakarta Ditarget Rampung Akhir November
Sah! KUA-PPAS APBD 2023...
Sah! KUA-PPAS APBD 2023 DKI Jakarta Ditetapkan Rp82,5 Triliun
Wow! Anggaran Baju Dinas...
Wow! Anggaran Baju Dinas dan Pin Emas DPRD DKI Habiskan Rp3 Miliar
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun
Pembahasan KUA-PPAS...
Pembahasan KUA-PPAS APBD DKI 2023 Dikebut, DPRD Target Rampung Sebulan
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
33 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
56 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved