Pelajar di Cirebon Peringati Sumpah Pemuda dengan Tawuran

Rabu, 28 Oktober 2015 - 14:58 WIB
Pelajar di Cirebon Peringati...
Pelajar di Cirebon Peringati Sumpah Pemuda dengan Tawuran
A A A
CIREBON - Tepat Hari Sumpah Pemuda, lima pelajar sekolah menengah atas (SMA) 'memperingatinya' melalui aksi tawuran. Mereka pun dicokok polisi.

Tawuran para pelajar di jalur By Pass Jalan Brigjen Dharsono, Kota Cirebon, itu diwarnai pelemparan batu antar mereka yang diduga berbeda sekolah. Aksi mereka pun membuat geram warga yang melintas.

Menurut warga, hampir setiap Minggu ada saja tawuran antar pelajar terjadi di kawasan ini. Rata-rata aksi mereka berlangsung jam pulang sekolah. Para pengemudi angkutan umum pun enggan mengangkut pelajar jika terindikasi hendak tawuran.

"Awalnya ada pelajar yang turun ramai-ramai dari truk yang datang dari arah timur. Kemudian, mereka dicegat pelajar lain sampai akhirnya terjadi tawuran," ungkap seorang pengemudi angkutan kota Pendi, Rabu (28/10/2015).

Meski sempat terjadi aksi saling lempar batu, beruntung tawuran tak sampai meluas. Para pelajar tersebut langsung dikejar dan diamankan polisi yang kebetulan tengah memantau aksi demonstrasi Sumpah Pemuda di lokasi.

Para pelajar itu pun selanjutnya dibawa ke Mapolsek Utara Barat untuk didata sebelum kemudian dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing. Mereka diingatkan tak mengulangi perbuatannya.

Seorang warga sekitar Madhur menambahkan, saat tawuran terjadi tak jarang warga maupun pengemudi angkutan umum memisahkan pelajar yang terlibat. Mereka resah karena tawuran kerap terjadi sehingga meminta kepolisian berpatroli di kawasan itu.

"Di sini kawasan yang banyak sekolahnya. Kalau jam pulang, rata-rata siswa berkelompok," terangnya.

Menurutnya, tak jarang kelompok siswa dari sekolah yang satu berselisih dengan siswa sekolah lain. Bahkan, perselisihan menjadi semakin keras ketika sudah berubah menjadi perkelahian fisik.

Situasi itulah yang dicemaskan warga karena menimbulkan suasana tak nyaman dan aman. Bukan hanya angkutan umum yang terganggu, sejumlah pemilik usaha pun resah dengan situasi itu.

Sementara itu, salah seorang pelajar yang diamankan Agam Nadie A, siswa salah satu sekolah swasta di kawasan By Pass mengaku, dia dan teman-temannya hendak ke rumah salah satu kawan dengan 'ngompreng' kendaraan yang melintas.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba saja mereka dilempari batu yang diindikasi dilakukan pelajar sekolah lain. "Kami balas lemparan itu, kemudian kami semua turun dari mobil mengejar pelakunya," kata dia membela diri.
(san)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
TNI-Polri Damaikan Dua...
TNI-Polri Damaikan Dua Kelompok yang Kerap Tawuran di Makassar
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
11 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved