Anggota SAR Palembang Berlatih Menyelam di Selat Bangka

Selasa, 27 Oktober 2015 - 07:02 WIB
Anggota SAR Palembang...
Anggota SAR Palembang Berlatih Menyelam di Selat Bangka
A A A
PALEMBANG - Menyelam ternyata merupakan hal penting yang harus dimiliki anggota kantor SAR Palembang. Terutama, bagi mereka yang masuk dalam tim penyelam.

Kepala Kantor SAR Palembang Budi Cahyadi menuturkan, Kantor SAR Palembang selama delapan hari menggojlok anggotanya menyelam di Perairan Selat Bangka dan juga kolam renang untuk mendapatkan sertifikasi Selam Level I (dasar).

“Kita datangkan pelatih/instruktur selam profesional dan bersertifikasi internasional dari Kantor SAR Aceh. Selain diterjunkan di kolam biasa, personel juga menyelam di Selat Bangka,” ujar Budi, usai penutupan Latihan Menyelam Tingkat Dasar di Kolam Renang Lumban Tirta Palembang, Senin (26/10/2015).

Dia mengatakan, kegiatan penutupan dan penyematan Wing sebenarnya direncanakan di Selat Bangka. Namun pihaknya mendapat konfirmasi cuaca yang tidak bersahabat pada Senin pagi tadi.

Sehingga penutupan latihan selam tersebut di laksanakan di kolam renang. Penyematan wing selam pun dilakukan di bawah air dengan menyelam selama puluhan menit.

Disamping itu, lanjut Budi, latihan menyelam sendiri merupakan skill yang sangat dibutuhkan terutama dan hal pencarian dan penyelamatan korban di perairan. Apalagi, Sumsel memiliki Sungai Musi yang sangat luas berikut sebaran anak sungainya.

“Sehingga potensi kecelakaan di air tidak menutup kemungkinan dapat mengancam. Pelatihan selam ini, untuk menjawab tantangan jika terjadi kecelakaan di laut, sungai dan lainnya, sesuai dengan standar SAR. Dengan begitu saat proses pencarian, penyelamatan dan evakuasi dapat benar-benar membantu,” timpalnya.

Latihan tersebut, jelas Budi, dilaksanakan setahun sekali khusus untuk penyematan wing bagi para personel. Namun, latihan rutin menyelam dilakukan sebanyak dua kali selama sebulannya baik di kolam dan juga di perairan lepas seperti Selat Bangka.

“Yah, anggota SAR harus terbiasa berlatih di kolam dan perairan terbuka. Khusus pengambilan Wing Selam untuk tahap pelatihan tahun ini sebanyak 10 orang pada Level I. Diharapkan tahun depan dapat mengambil Level II. Tim penyelamat harus bisa menyelam guna pencarian korban di wilayah perairan. Tantangan yang kita miliki, sungai di Sumsel memiliki visibility zero karena air berwarna kecoklatan sehingga sebenarnya proses evakuasi memang lebih sulit,” urainya.

Dengan demikian, lanjut Budi, dengan jarak pandang terbatas itu keterampilan menyelam sangat dibutuhkan. Sengaja didatangkan instruktur selam dari Aceh, lantaran instruktur selam di SAR Aceh sudah bertaraf internasional.

Sementara itu, Instruktur Selam Basarnas Aceh, Mahrizal mengaku, dirinya menekankan pada para anggota yang mengikuti pelatihan selam yakni kesiapan fisik, mental dan skill.

“Kesiapan fisik dan mental itu sangat penting. Disamping itu, skill personel seperti kemampuan penguasaan penggunaan alat selam, bongkar pasang alat, sampai teknik menyelam pun harus dikuasai,” tukasnya.

Mahrizal mengatakan, kemampuan selam para anggota SAR Palembang tergolong cukup baik. Dia mengharapkan, kemampuan tersebut harus terus diasah lewat latihan rutin.

“Sudah cukup mumpuni anggotanya, dan tinggal maintenance tim untuk berlatih, mudah-mudahan mereka segera naik ke Level II. Nah level ini akan lebih berat karena sudah mengarah pada rescue, skill anggota benar-benar ditempa karena berhadapan langsung di lapangan,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Simak Perbedaan BNPB...
Simak Perbedaan BNPB dan Basarnas meski Sama-sama Tangani Bencana
Tim SAR Gabungan Terus...
Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Banjir Bandang di Lutra
Banjir Bandang di Lutra...
Banjir Bandang di Lutra Tewaskan 38 Orang, 10 Orang Masih Hilang
Kerap Berikan Respons...
Kerap Berikan Respons Cepat, Presiden Jokowi Puji Kinerja Basarnas
Korban Terseret Banjir...
Korban Terseret Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan Sejauh 15 Km
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
17 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
1 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
10 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved