Direlokasi, Warga Bidaracina Berbagi 1 Unit Rusun untuk 3 KK

Rabu, 14 Oktober 2015 - 13:02 WIB
Direlokasi, Warga Bidaracina...
Direlokasi, Warga Bidaracina Berbagi 1 Unit Rusun untuk 3 KK
A A A
JAKARTA - Kendati unit rusunnya banyak yang kosong, kenyataannya banyak warga Bidara Cina yang huniannya terkena proyek normalisasi harus berdesakan menempati satu unit rusun. Bahkan tak sedikit satu unit rusun harus dijejali oleh tiga kepala keluarga (KK).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, adanya satu unit rusun yang dihuni dua atau tiga KK dikarenakan pendekatan yang dilakukan dalam relokasi warga Bidara Cina yang terkena proyek Sodetan Kali Ciliwung adalah pendekatan perbidang tanah, bukan per KK.

"Karena pendekatannya perbidang, maka ada unit rusun yang dihuni dua atau tiga KK. Karena waktu mereka tinggal di Bidara Cina, satu rumah ada dua atau tiga keluarga," ujarnya pada wartawan di Jakarta, Rabu (14/10/2015). (Baca: Mau Digusur, Warga Bidara Cina Tegaskan Ganti Rugi)

Dengan adanya kondisi tersebut, Djarot pun meminta warga Bidara Cina yang sudah pindah dan akan pindah ke Rusunawa Cibesel bersabar. Lebih baik pindah dulu ke rusun, baru nanti akan dicarikan rusunawa lainnya untuk tempat tinggal mereka agar tidak menghuni dua atau lebih KK dalam satu unit. (Baca juga: Pemerintah Tak Akan Ganti Rugi Rumah Warga Bidaracina)

"Jadi masuk saja dulu ke Rusunawa Cibesel. Nah nanti yang kelebihan kapasitas dalam satu unit hunian akan kita masukkan dalam daftar tunggu masuk ke rusun yang sedang dibangun," terangnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah DKI Jakarta, Ika Lestari Aji mengatakan dalam satu pekan ini, pihaknya telah merelokasi 84 KK dari dua RW. Yakni RW 05 ada sebanyak 48 KK dan RW 14 sebanyak 37 KK.

"Kapasitasnya Rusunawa Cibesel ada 200 unit. Sekarang yang sudah terisi 56 unit. Masih kosong 144 unit. Mudah-mudahan cukup menampung warga Bidara Cina yang terkena relokasi. Yang penting masuk dulu saja," tutupnya.

PILIHAN:

Atasi Banjir, Ahok Merasa Ditelikung Anak Buahnya

Hilang Nyawa Bayar Nyawa, 2 Jagoan Kampung di Bekasi Dibunuh
(ysw)
Berita Terkait
Anies: Negara Harus...
Anies: Negara Harus Janji Tidak Mengulang Penggusuran seperti di Bukit Duri
Normalisasi Ciliwung,...
Normalisasi Ciliwung, Rumah Warga Rawajati di Bantaran Kali Dibongkar
Dukung Normalisasi,...
Dukung Normalisasi, Warga Bantaran Kali Ciliwung Enggan Direkolasi ke Rusunawa
Normalisasi Kali Ciliwung,...
Normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Rp469 Miliar
Pemprov DKI Tegaskan...
Pemprov DKI Tegaskan Normalisasi Kali di Jakarta Masih Dijalankan
Pemprov DKI Tampung...
Pemprov DKI Tampung Warga Terdampak Normalisasi Kali Ciliwung di Rusun Pasar Rumput
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
26 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved