Berdesak-desakan dengan Penjemput, Jamaah Haji Palopo Pingsan
Rabu, 14 Oktober 2015 - 10:09 WIB
Berdesak-desakan dengan Penjemput, Jamaah Haji Palopo Pingsan
A
A
A
PALOPO - Sebanyak 86 jamaah haji asal Palopo, Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam kloter 11 tiba di Masjid Agung Palopo, Rabu (14/10/2015) pagi. Ratusan keluarga para jamaah haji memadati masjid agung dan saling berdesak-desakan untuk menjemput keluarga. Akibanya, sejumlah jamaah haji kehabisan stamina dan jatuh pingsan.
Sebenarnya, untuk menghindari aksi saling dorong antara jamaah haji dengan para penjemput, pihak panitia membuat jalur dan pintu khusus bagi jamaah haji untuk masuk ke dalam masjid.
Meski begitu, para keluarga jamaah haji tetap menerobos blokade yang telah dibuat oleh para petugas. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Akibatnya, sejumlah jamaah haji yang berusia lanjut jatuh pingsan karena kepanasan saat terimpit dalam kerumunan keluarga penjemput. Para jamaah haji yang pingsan tersebut diangkat oleh pihak panitia masuk ke dalam masjid untuk mendapat perawatan medis.
Menurut Alimuddin, keluarga, dirinya sangat bahagia karena istrinya bisa tiba dengan selamat dan bergabung dengan keluarga mereka. Meski begitu Alimuddin mengaku sempat panik dengan berbagai tragedi yang menimpa jamaah haji saat melaksanakan ibadah haji.
Sebenarnya, untuk menghindari aksi saling dorong antara jamaah haji dengan para penjemput, pihak panitia membuat jalur dan pintu khusus bagi jamaah haji untuk masuk ke dalam masjid.
Meski begitu, para keluarga jamaah haji tetap menerobos blokade yang telah dibuat oleh para petugas. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Akibatnya, sejumlah jamaah haji yang berusia lanjut jatuh pingsan karena kepanasan saat terimpit dalam kerumunan keluarga penjemput. Para jamaah haji yang pingsan tersebut diangkat oleh pihak panitia masuk ke dalam masjid untuk mendapat perawatan medis.
Menurut Alimuddin, keluarga, dirinya sangat bahagia karena istrinya bisa tiba dengan selamat dan bergabung dengan keluarga mereka. Meski begitu Alimuddin mengaku sempat panik dengan berbagai tragedi yang menimpa jamaah haji saat melaksanakan ibadah haji.
(zik)