Kasus Tambang Ilegal, Tiga Perwira Polisi Jalani Sidang Disiplin

Senin, 12 Oktober 2015 - 14:39 WIB
Kasus Tambang Ilegal,...
Kasus Tambang Ilegal, Tiga Perwira Polisi Jalani Sidang Disiplin
A A A
SURABAYA - Sidang Disiplin anggota Polri yang diduga terlibat kasus tambang ilegal di Kabupaten Lumajang digelar terbuka di Mapolda Jatim, Senin (12/10/2015).

Sidang yang digelar di ruang rapat Bidang Keuangan Polda Jatim tersebut dengan agenda memeriksa saksi.

Dalam sidang itu juga dihadirkan tiga anggota polisi terperiksa atas tambang pasir ilegal di Lumajang.

Meraka adalah AKP S (Mantan Kapolsek Pasirian), IPDA SH (Kanit Reskrim Polsek Pasirian) dan AIPDA SP (Anggota Babinkamtibmas Desa Selok Awar Awar).

Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab memimpin sidang tersebut. Tiga saksi yang saat ini menyandang status tersangka penambangan Ilegal dihadirkan. Mereka adalah Kepala Desa Selok Awar awar Hariono, Eko Hadi, dan Harmoko.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengatakan, sidang kali ini adalah mendengarkan keterangan sejumlah saksi terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan anggota Polisi itu.

"Agenda sidang hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi-saksi," kata Argo di Mapolda Jatim, Senin (12/10/2015).

Ia juga mengatakan, sidang disiplin ini sengaja digelar terbuka untuk menunjukkan pertanggungjawaban kepoisian kepada masyarakat dalam mengusut tuntas kasus tambang ilegal di Lumajang.

"Sidang memang Sengaja digelar terbuka untuk pemenuhan azas transparansi," katanya.

Setelah mendengarkan keterangan sejumlah saksi, sidang yang berlangsung sekitar 1,5 Jam ini ditutup oleh pimpinan sidang. Sidang lanjutkan akan kembali digelar pada Kamis 15 Oktober 2015.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga perwira Polisi ini diduga menerima uang akibat aktivitas tambang pasir ilegal di Desa Selok Awar awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Mereka diduga menerima pungutan liar dari Kepala Desa Selok Awar awar Hariono yang saat ini menjadi tersangka penambangan ilegal dan otak pembantaian Salim Kancil dan Tosan.
(nag)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman
Siapa Sharif Osman Hadi?...
Siapa Sharif Osman Hadi? Pemimpin Demonstrasi Bangladesh yang Meninggal di Singapura
14 Aktivis Asing yang...
14 Aktivis Asing yang Dibunuh Israel selama 20 Tahun Terakhir
LPSK Siap Lindungi Keluarga...
LPSK Siap Lindungi Keluarga Korban Pembunuhan Aktivis Buruh di Jatibening Bekasi
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Polisi Ungkap Motif...
Polisi Ungkap Motif Kasus Pembunuhan Aktivis Buruh Ermanto Usman
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved