Otoritas Bandara: Heli Angkasa Semesta Tak Perlu Izin Terbang

Minggu, 11 Oktober 2015 - 21:52 WIB
Otoritas Bandara: Heli...
Otoritas Bandara: Heli Angkasa Semesta Tak Perlu Izin Terbang
A A A
MEDAN - Helikopter EC 130 PK-BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta ternyata tidak perlu izin terbang untuk mengudara. Karena hanya mengangkut di bawah 30 penumpang. (Baca: Heli Angkasa Semesta Hilang Kontak Diduga Terhalang Kabut Asap).

"Tidak perlu ada Flight Approve (FA) izin terbang. Yang perlu izinnya itu penerbangan di atas 30 seat (penumpang), kalau di bawah 30 seat tidak perlu, apalagi Helikopter," jelas Kabid Pelayanan dan Pengoperasian Bandara Udara Otban Wilayah II Medan Hasanuddin saat dihubungi, Koran SINDO, Minggu (11/10/2015).

Namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti urusan apa para penumpang menyewa helikopter dari Samosir ke KNIA atau sebaliknya. (Baca juga: Warga Samosir Lihat Heli Angkasa Semesta Terbang Rendah).

"Kita enggak tahu apa urusannya. Namanya carter fligt (menyewa pesawat), urusan apa enggak tahu kita," timpalnya.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan pencarian dan deteksi signal kontak Helikopter EC 130 PK-BKA.

"Masih kita cari tahu lokasinya dimana. Kita sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan KNKT untuk membentu proses pencarian Helikopter," tukas Hasanuddin.

Helikopter jenis E-130 PK BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) hilang kontak sejak Minggu siang (11/10/2015) dengan rencana penerbangan (fly plan) Siparmahan (Pantai Barat Danau Toba) menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) via Pematang Siantar.

Menurut data yang diperoleh helikopter registrasi PK BKA mengangkut tiga penumpang yang diketahui bernama Nurhayanto, Giyanto dan Frans. Sedangkan pilot diketahui bernama Kapten Pnb Teguh Mulyatno dan seorang teknisi bernama Hari Poerwantono.
(sms)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Berita Terkini
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
45 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
1 jam yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
1 jam yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
1 jam yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
1 jam yang lalu
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved