Terserang Kabut Asap, 3.000 Warga Padangsidimpuan Menderita Ispa

Kamis, 08 Oktober 2015 - 16:41 WIB
Terserang Kabut Asap,...
Terserang Kabut Asap, 3.000 Warga Padangsidimpuan Menderita Ispa
A A A
PADANGSIDIMPUAN - Jumlah penderita Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) akibat kabut asap di Kota Padangsidimpuan semakin bertambah. Hingga hari ini, total warga yang terjangkit penyakit tersebut menjadi 3.000 orang.

“Hingga hari ini, jumlah penderita penderita Ispa di Kota Padangsidimpuan mencapai 3.000 orang,” ungkap Kepala Bidang Penanganan Masalah Kesehatan (PMK), kepada wartawan ketika ditemui, Kamis (8/10/2015).

Lebih lanjut, dia mengatakan, umumnya warga yang terjangkit Ispa tersebut berasal dari kalangan anak-anak. “Menurut data kami, 70% penderita Ispa berasal dari kalangan anak-anak,” tuturnya.

Dia mengatakan, daya tahan tubuh pada anak terutama yang masih balita rentan terkena penyakit, sehingga dia mudah untuk terjangkit penyakit. Meningkatnya pasien Ispa tersebut setelah Kota Padangsidimpuan dilanda kabut asap.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sampai saat ini Dinkes Kota Padangsidimpuan sudah melakukan berbagai pencegahan termasuk membagi-bagikan masker kepada masyarakat.

Dia mengimbau kepada seluruh warga, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan. Sebab, kondisi kabut asap dianggap masih berbahaya, ”Kalau bisa kurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari kabut asap,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Padangsidimpuan, Khoiruddin Nasution mengatakan, Pemkot Padangsidimpuan harus mengambil kebijakan yang bersifat membantu warga dalam mengantisipasi berbagai penyakit yang timbul akibat kabut asap.

“Itu jumlah yang luar biasa. Kami dari DPRD, khususnya komisi yang membidangi masalah kesehatan mendesak pemerintah agar segera membuka posko-posko, sehingga masyarakat yang terkena penyakit akibat kabut asap dapat langsung ditangani,” tuturnya.

Dijelaskannya, posko tersebut bisa dibuat disetiap lingkungan-lingkungan, sehingga masyarakat mendapatkan langsung pelayanan medis apabila ada yang terjangkit Ispa.

”Selain itu, kami juga meminta agar peran pustu di kelurahan-kelurahan di Kota Padangsidimpuan harus dimaksimalkan, karena pustu langsung bersentuhan dengan warga,” tutur politikus Partai Demokrat itu.
(sms)
Berita Terkait
Jambi Diselimuti Kabut...
Jambi Diselimuti Kabut Asap Akibat Kebakaran Lahan
Malaysia Kirim Surat...
Malaysia Kirim Surat soal Kabut Asap, Ini Respons Indonesia
Awas! Natuna Dikepung...
Awas! Natuna Dikepung Kabut Asap Dampak Karhutla di Kalimantan Barat
Malaysia Bersiap Tutup...
Malaysia Bersiap Tutup Sekolah karena Kabut Asap Parah, Salahkan Indonesia
Asap Tebal Kebakaran...
Asap Tebal Kebakaran Hutan Kepung Permukinan Warga Pontianak, Lansia Mulai Diungsikan
Puluhan Hektare Hutan...
Puluhan Hektare Hutan di Samosir Terbakar, Asap Tebal Membuat Warga Panik
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
9 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved