Napi Lapas Kerobokan Asal Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 04 Oktober 2015 - 15:42 WIB
Napi Lapas Kerobokan...
Napi Lapas Kerobokan Asal Tulungagung Meninggal Dunia
A A A
DENPASAR - Narapidana Lembaga Pemasyarakat Kelas II A Kota Denpasar atau Lapas Kerobokan, AW (33), meninggal dunia, akibat menderita penyakit HIV/AIDS. Napi asal Tulungagung, Jawa Timur itu dilaporkan meninggal pada Sabtu (3/4/2015).

Berdasarkan kesaksian Ju (58) orangtua AW, anaknya sejak tiga bulan lalu mengeluhkan sakit kepala dan menderita penyakit paru-paru. Saat itu korban mendapat perawatan di RSUP Sanglah Denpasar dan Klinik Lapas Kelas II A Denpasar.

Sejak Jumat (11/9/2015) hingga Kamis (24/9/2015), AW dirawat di RSUP Sanglah Denpasar dan didampingi ibunya.

Pada 25 September 2015, AW dirawat di Klinik Lapas Kelas II A Denpasar. Pada Jumat (2/10/2015)sekira pukuk 09.00 Wita, AW kembali dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar untuk chek up medis.

Siang harinya sekira pukul 14.00 Wita AW dibawa kembali ke Klinik Lapas. Dia sempat demam kemudian saksi memijat badan korban.

Sabtu (3/10/2015) sekitar pukul 02.30 Wita, saksi mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya ibu korban memberitahukan kepada petugas bahwa anaknya telah meninggal dunia.

Made Suardana, Kasubsi Keamanan Lapas Kelas II A Denpasar menjelaskan AW mengeluhkan sakit di bagian kepala dan paru-paru sejak enam bulan lalu.

Dokter AA Hartawan dari Lapas Kelas II A Denpasar mengatakan, AW menderita parasit pada otak, paru-paru. Setelah dilakukan diagnosa oleh dokter diketahui AW mengidap HIV stadium IV.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakat Kelas II A Kota Denpasar Sujonggo. "Dia memiliki penyakit komplikasi, ada paru-paru dan menurut hasil diagnosa dokter dia menderita HIV," jelasnya saat dihubungi via telepon, Minggu (4/10/2015).

Menurutnya, selama sakit di lapas, yang bersangkutan selalu dirawat oleh ibunya. AW merupakan napi kasus narkoba. Dia masuk Lapas pada 20 Juli 2014 dan akan bebas pada Juli 2018.

"Korban mendapatkan hukuman empat tahun dan dia sudah tinggal di sini kurang dua tahun. Kami sudah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga," pungkasnya.

PILIHAN:
Regu Bripka M Tahir Temukan Tanda-Tanda Aviastar
(zik)
Berita Terkait
Potret Napi-Napi Cantik...
Potret Napi-Napi Cantik Ikuti Fashion Show di Lapas Bulu Semarang
Bikin Ulah, 9 Napi Asimilasi...
Bikin Ulah, 9 Napi Asimilasi Kembali Dibekuk Polisi
Napi Asimilasi Bikin...
Napi Asimilasi Bikin Ulah, Polisi Bakal Terapkan Tembak di Tempat
5 Napi Teroris Lapas...
5 Napi Teroris Lapas Way Kanan Ucapkan Janji Setia kepada NKRI
1 Napi Teroris di Lapas...
1 Napi Teroris di Lapas Majalengka Ikrar Setia NKRI dan Cium Bendera Merah Putih
Narapidana Kasus Pencabulan...
Narapidana Kasus Pencabulan Nikahi Kekasihnya di Lapas Kediri
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
2 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
11 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved