Pemkot Tangerang Targetkan 2017 Bebas Sampah
Jum'at, 02 Oktober 2015 - 23:24 WIB
Pemkot Tangerang Targetkan 2017 Bebas Sampah
A
A
A
TANGERANG - Komunitas Peduli Sampah (KPS) Kota Tangerang berjanji mewujudkan program Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bebas sampah pada 2017 mendatang.
Ketua Paguyuban Masyarakat Kenanga (PMK) Fahrul Roji mengatakan, upaya KPS Kota tangerang untuk turut serta menciptakan Tangerang bebas 2017 disambut positif Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang sebagai bentuk dukungannya.
"Puluhan KPS yang ada saat ini pun nantinya akan mendapatkan sarana dan prasarana dalam mengelola sampah di sumber," kata Fahrul Roji, Jumat (2/10/2015). Fahrul Roji menjelaskan, bantuan sarana dari DKP ini membantu masyarakat dalam mengelola sampah.
Sebab, karakteristik sampah di setiap wilayah berbeda termasuk dengan hasil olahan sampahnya. Semoga saja, masyarakat lainnya bisa ikut serta dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai tinggi.
Kepala Dinas Kebersihan Kota Tangerang Ivan Yudhianto menuturakan, pemberian sarana dan prasarana dimaksudkan untuk menciptakan kampung bersih di setiap wilayah. "Diharapkan dengan alokasi sarana dan prasarana ini dapat digunakan secara maksimal dan para komunitas sampah dapat mengembangkannya," tutur Ivan Yudhianto.
Ivan mengungkapkan, saat ini telah terbentuk puluhan komunitas sampah di berbagai wilayah dan akan terus bertambah seiring waktu. Dinas Kebersihan dan Pertamanan pun telah melakukan sosialisasi di 78 kelurahan dari target 104 kelurahan dalam memberikan informasi kaitan program kampung bersih.
Perlu diketahui, program kampung bersih adalah upaya untuk mengidentifikasi permasalahan persampahan di setiap kelurahan. Hal ini sejalan dengan kebijakan alokasi satu armada di setiap kelurahan.
Ketua Paguyuban Masyarakat Kenanga (PMK) Fahrul Roji mengatakan, upaya KPS Kota tangerang untuk turut serta menciptakan Tangerang bebas 2017 disambut positif Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang sebagai bentuk dukungannya.
"Puluhan KPS yang ada saat ini pun nantinya akan mendapatkan sarana dan prasarana dalam mengelola sampah di sumber," kata Fahrul Roji, Jumat (2/10/2015). Fahrul Roji menjelaskan, bantuan sarana dari DKP ini membantu masyarakat dalam mengelola sampah.
Sebab, karakteristik sampah di setiap wilayah berbeda termasuk dengan hasil olahan sampahnya. Semoga saja, masyarakat lainnya bisa ikut serta dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai tinggi.
Kepala Dinas Kebersihan Kota Tangerang Ivan Yudhianto menuturakan, pemberian sarana dan prasarana dimaksudkan untuk menciptakan kampung bersih di setiap wilayah. "Diharapkan dengan alokasi sarana dan prasarana ini dapat digunakan secara maksimal dan para komunitas sampah dapat mengembangkannya," tutur Ivan Yudhianto.
Ivan mengungkapkan, saat ini telah terbentuk puluhan komunitas sampah di berbagai wilayah dan akan terus bertambah seiring waktu. Dinas Kebersihan dan Pertamanan pun telah melakukan sosialisasi di 78 kelurahan dari target 104 kelurahan dalam memberikan informasi kaitan program kampung bersih.
Perlu diketahui, program kampung bersih adalah upaya untuk mengidentifikasi permasalahan persampahan di setiap kelurahan. Hal ini sejalan dengan kebijakan alokasi satu armada di setiap kelurahan.
(whb)