Siswa SMP 3 Cilegon Dibunuh, Mayatnya Ditenggelamkan ke Sungai
Jum'at, 02 Oktober 2015 - 19:22 WIB
Siswa SMP 3 Cilegon Dibunuh, Mayatnya Ditenggelamkan ke Sungai
A
A
A
SERANG - Sesosok mayat yang sudah mulai membusuk ditemukan warga, di Sungai Cidanau, Kampung Teneng, Desa Cinangka, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.
Saat ditemukan, mayat yang diduga korban pembunuhan tersebut tampak mengenakan seragam olahraga sekolah warna hitam bertuliskan SMP 3 Cilegon, celana jeans biru, umur diperkirkan 16 tahun.
"Jenis kelaminnya laki-laki, tidak ada identitas," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon Iptu Bayu Febrianto, kepada wartawan, Jumat (2/10/2015).
Ditambahkan dia, pada tubuh korban ditemukan luka di kening dan kepala bagian depan, diduga bekas pukulan benda tumpul dan masih ada bercak darah. Dia menduga, mayat sudah dua hari di buang ke sungai.
"Perut korban diikat dengan tali, kemudian dikasih beban karung yang berisi batu," jelasnya.
Setelah dievakuasi, mayat pelajar itu langsung dibawa ke RSUD Serang untuk dilakukan autopsi. Kini, kasus penemuan mayat oleh warga tersebut ditangani petugas Polres Cilegon.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Korban diduga dibunuh, karena ditemukannya bekas luka dan batu yang digunakan sebagai beban agar mayat bisa tenggelam," pungkasnya.
Saat ditemukan, mayat yang diduga korban pembunuhan tersebut tampak mengenakan seragam olahraga sekolah warna hitam bertuliskan SMP 3 Cilegon, celana jeans biru, umur diperkirkan 16 tahun.
"Jenis kelaminnya laki-laki, tidak ada identitas," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon Iptu Bayu Febrianto, kepada wartawan, Jumat (2/10/2015).
Ditambahkan dia, pada tubuh korban ditemukan luka di kening dan kepala bagian depan, diduga bekas pukulan benda tumpul dan masih ada bercak darah. Dia menduga, mayat sudah dua hari di buang ke sungai.
"Perut korban diikat dengan tali, kemudian dikasih beban karung yang berisi batu," jelasnya.
Setelah dievakuasi, mayat pelajar itu langsung dibawa ke RSUD Serang untuk dilakukan autopsi. Kini, kasus penemuan mayat oleh warga tersebut ditangani petugas Polres Cilegon.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Korban diduga dibunuh, karena ditemukannya bekas luka dan batu yang digunakan sebagai beban agar mayat bisa tenggelam," pungkasnya.
(san)