Gedung Mapolda Jateng Tak Miliki Sistem Proteksi Kebakaran

Rabu, 30 September 2015 - 18:51 WIB
Gedung Mapolda Jateng...
Gedung Mapolda Jateng Tak Miliki Sistem Proteksi Kebakaran
A A A
SEMARANG - Gedung Mapolda Jateng tiga lantai yang terbakar diketahui tidak memiliki sistem proteksi kebakaran. Sebab di gedung itu, fasilitas untuk mencegah terjadinya kebakaran meluas tidak terpasang.

Kepala Bidang Operasional dan Pengendalian Kebakaran Dinas Kebakaran Kota Semarang, Soemarsono mengatakan, sistem proteksi untuk mengantisipasi musibah kebakaran di Gedung Mapolda Jateng memang minim. Di lokasi gedung, tidak ada hidrant yang dapat digunakan untuk pemadaman api.

“Memang tidak ada hidrant di lokasi ini dan pompa hydrant yang dapat digunakan petugas sebagai suplai air. Sehingga kami terpaksa mengambil air di lokasi lainnya,” kata dia saat ditemui di sela pemadaman api. (Baca juga: Asal Kebakaran di Mapolda Jateng dari Aula)

Selain tidak adanya Hidrant dan pompa hydrant lanjut Sumarsono, gedung Mapolda Jateng yang terbakar tersebut juga tidak dilengkapi dengan springkler atau instalasi pipa untuk mengatasi kebakaran secara otomatis. Hal tersebut menyebabkan api dengan cepat merambat ke bagian lainnya.

“Padahal seharusnya gedung perkantoran seperti ini harus memiliki sistem proteksi kebakaran itu. Mungkin karena ini gedung lama sehingga tidak dilengkapi dengan sarana prasarana tersebut,” imbuhnya.

Sumarsono menambahkan, kobaran api yang membakar bangunan tiga lantai tersebut dapat dikendalikan petugas sekitar tiga jam.

Untuk keperluan pemadaman, pihaknya setidaknya mengerahkan lebih dari 30 mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Kendal, Kabupaten Semarang dan Grobogan.

“Selain itu kami juga dibantu dari mobil kepolisian, PDAM dan dari Basarnas. Alhamdulillah dapat dikendalikan sehingga tidak merembet ke bagian gedung lainnya,” ujarnya.

Sumarsono mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran di gedung tersebut. Yang jelas, akibat kebakaran itu kerugian diprediksikan mencapai miliaran rupiah.

“Untuk penyebab kebakaran itu tugas kepolisian untuk mengungkap, kami hanya bertugas untuk memadamkan api dan mencegah api merembet ke lokasi lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas Hamidah Abdurrahman mengaku menyesalkan tidak adanya upaya pencegahan kebakaran di Gedung Polda Jateng tersebut.

Menurutnya, minimnya sarana prasarana proteksi terhadap musibah kebakaran itu harus menjadi bahan evaluasi dan menjadi perhatian serius untuk menghindari kejadian serupa terjadi.

“Saya kira kondisi minimnya alat keselamatan dan antisipasi kebakaran itu tidak hanya di Mapolda Jateng saja, hampir semua Polda dan Polres di Indonesia tidak memiliki sistem proteksi itu. Ini harus menjadi pembelajaran dan harus dikedepankan,” timpalnya.

Selain itu lanjut dia, aspek keselamatan di gedung-gedung Polda dan Polres terhadap musibah kebakaran juga sangat minim. Dirinya juga mengaku mendengar bahwa saat musibah kebakaran terjadi alarm kebakaran tidak berbunyi.

“Ini sangat mengerikan, apakah memang tidak bunyi atau memang tidak berfungsi. Ke depan hal ini harus menjadi perhatian dan diterapkan diseluruh kantor Polda dan Polres di Indonesia,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
27 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
35 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
46 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved