Alex Noerdin Instruksikan Fokus Tangani Bencana Kabut Asap

Selasa, 29 September 2015 - 05:24 WIB
Alex Noerdin Instruksikan...
Alex Noerdin Instruksikan Fokus Tangani Bencana Kabut Asap
A A A
MUBA - Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengintruksikan kepada Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi fokus menangani bencana kabut asap akibat kebakaran lahan di wilayah Muba. Caranya dengan membagi habis tugas di seluruh dinas-dinas yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Muba.

Menurut Alex Noerdin Kabupaten Muba merupakan daerah yang memiliki titik api (hotspot) terbesar setelah Kabupaten OKI, yakni berada di Kecamatan Bayung Lincir, Sungai Lilin dan Kecamatan Penungkal.

"Untuk itu, saya instruksikan mulai dari wakil bupati, kepala dinas sampai tingkat kecamatan dan desa di Muba untuk fokus memadamkan api di tiga kecamatan ini sampai asap menghilang," ungkap Alex Noerdin saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD Muba dalam rangka Hari Jadi ke – 59 Muba, Senin (28/9/2015) di Gedung DPRD Muba.

Dalam arahannya Alex Noerdin mengatakan, ada beberapa hal yang diinstruksikan kepada Wakil Bupati Muba serta seluruh anggota DPRD Muba untuk bersama-sama menangani masalah kabut asap khusus di tiga kecamatan yakni Sungai Lilin, Bayung Lincir dan Kecamatan Penungkal.

"Bencana ini menjadi masalah yang serius. kita tekatkan tahun depan tidak ada lagi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumsel," ujar Alex.

Menurut Alex, dirinya sengaja menginstruksikan seluruh dinas dibagi habis untuk ikut memadamkan api selama satu bulan kedepan. Pasalnya saat ini Sumsel menjadi buah bibir yang buruk akibat kabut asap.

"Jadi kalau api masih belum padam saya sarankan jabatan kepala dinas yang bertanggung jawab dicabut," pungkas Alex.

Selain itu, Gubernur H Alex Noerdin juga memerintahkan kepada Camat Bayung Lincir, Camat Penunggkal, dan Camat Sungai Lilin agar mulai hari ini segera mengkoordinir pemadaman api di wilayah masing-masing.

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menjelaskan, titik api yang berada di Kecamatan Bayung Lincir sebagian besar diakibatkan karena pembakaran hutan oleh warga luar Kabupaten Muba akibat adanya aktivitas ilegal logging.
(sms)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
5 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
6 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
8 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
8 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
9 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
9 jam yang lalu
Infografis
Oarfish, Ikan Kiamat...
Oarfish, Ikan Kiamat yang Dikaitkan dengan Bencana Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved